EKSPOSKALTIM, Mahulu –Kondisi Jembatan Gantung Tiong Ohang yang jauh dari kata layak tengah direnovasi pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mahulu Yunik Bachtiar mengatakan, renovasi jembatan penghubung Tiong Ohang-Long Kerioq di Kecamatan Long Apari ini sudah berjalan lima persen.
Ditargetkan, jembatan gantung tersebut akan rampung akhir 2017 ini.
“Saat ini sedang berjalan pembuatan konsep jembatan. Setelah itu baru masuk ke pembangunan fisik. Ini akan memakan waktu yang cukup lama,” katanya kepada Ekspos Kaltim, Selasa (3/10).
Dia menjelaskan, kondisi jembatan Tiong Ohang saat ini sudah sangat tidak layak untuk digunakan.
Hasil survei yang dilakukan pihaknya, banyak ditemukan kayu yang sudah rapuh. Tak sedikit besi-besi pengikat jembatan sudah berkarat.
“Ini jelas sudah sangat membahayakan. Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa makan korban jiwa,” jelas pria berkacamata itu.
Diberitakan sebelumnya, renovasi jembatan gantung Tiong Ohang bakal menghabiskan dana sekitar Rp 3 miliar. Dana tersebut didapat dari APBD Mahulu.
Diketahui, jembatan Tiong Ohanga adalah satu-satunya jembatan yang berfungsi sebagai penghubung Kampung Tiong Ohang menuju Kampung Long Kerioq. (adv)

