google-site-verification: google21951ce8c6799507.html
PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Premium Sering Kosong, Tiga SPBU Ini Jarang Beroperasi

Home Berita Premium Sering Kosong, Ti ...

Premium Sering Kosong, Tiga SPBU Ini Jarang Beroperasi
KOSONG MELOMPONG: Terlihat unit SPBU Jalan WR Supratman, Tanjung Laut tidak beroperasi sejak 13-14 April, Sabtu (15/4) (EKSPOSkaltim/Yadi)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Sebagian besar Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Kota Bontang mengalami kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, sejak dua hari lalu. Seperti yang terjadi di SPBU Jalan WR. Supratman Tanjung Laut, SPBU Jalan KS Tubun, dan SPBU Jalan Arif Rahman Hakim kilometer 13.  

Alhasil, dari pantauan Ekspos Kaltim, sejumlah SPBU juga tampak tidak beroperasi. Kepala Unit SPBU Koperasi  PKT Jalan Brigjen Katamso Suryanto mengakui hal tersebut. Kata dia, dalam beberapa terakhir pihaknya memang tidak menyediakan BBM jenis Premium. 

Pasalnya ada perbaikan terhadap jalur pipa pengisian menuju penampungan. Perbaikan tersebut bertujuan untuk merubah jalur pengisian BBM guna mempermudah pelayanan terhadap konsumen. 

Karena sebelumnya proses pengisian menggunakan mesin operator bagian depan, sehingga menyebabkan antrian pelanggan menjadi mengular hingga ke badan jalan raya. “Kalau menggunakan mesin operator di bagian belakang setidaknya mengurangi panjang antrian,” kata Suryanto kepada EKSPOSKaltim, Minggu (15/4) siang. 

Kendati pelayanan Premium kosong, dirinya tidak sampai menutup unit pelayanannya. Karena BBM jenis lain, seperti Solar, Pertamax dan Pertalite masih tersedia. “Artinya konsumen masih bisa mengisi pertalite atau pertamax,” ujarnya. 

“Semoga Senin (16/4) sudah bisa beroperasi kembali. Begitu juga antrian juga bisa sedikit berkurang karena sudah menggunakan pola yang baru,” sambung dia. 

Direktur Utama SPBU Jalan WR Supratman Tanjung Laut, Doni mengatakan tidak beroperasi lantaran tidak menyediakan stok BBM. “Beberapa hari kami memang tutup, karena kami tidak memiliki stok BBM. Solar, premium, pertelite, dan pertamax kosong semua,” kata dia.

Kerap kehabisan BBM, karena dalam sehari hanya memesan sebanyak 8 Kilo Liter (KL) dari masing-masing jenis BBM. Sedangkan konsumsi masyarakat terbilang tinggi. “8 KL itu hanya bertahan sampai siang saja, terutama premium,” terang Doni.

Dirinya mengaku tidak mengetahui wacana pengurangan suplai BBM ke tiap SPBU yang semula sehari 16 KL kini menjadi 8 KL.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :

Komentar Facebook

komentar