PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Doa Gubernur Kaltim di Hari Raya: Harapan untuk Korban Banjir Berau

Home Berita Doa Gubernur Kaltim Di Ha ...

Doa Gubernur Kaltim di Hari Raya: Harapan untuk Korban Banjir Berau
Gubernur Kaltim Rudy Masud. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban terdampak banjir di Kabupaten Berau dan Kutai Timur.

"Jangan lupakan mereka yang sedang diuji dengan bencana. Mari kita panjatkan doa bersama agar mereka diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Rudy saat menyampaikan sambutan setelah Shalat Idul Fitri di Masjid Islamic Center Samarinda, Senin (31/1) dikutip dari Antara.

Dalam suasana Lebaran yang penuh kebersamaan, Rudy yang akrab disapa Harum menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana alam.

Ia menambahkan bahwa dukungan moral serta doa dari seluruh warga Kaltim sangat berarti dalam membantu para korban bangkit dan pulih.

Pada kesempatan yang sama, Rudy mengajak masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga toleransi, serta menghormati keberagaman yang menjadi identitas Kalimantan Timur. Menurutnya, nilai-nilai ini adalah fondasi utama dalam membangun daerah yang lebih damai dan harmonis.

"Mari jadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan. Dengan semangat persaudaraan, rasa saling menghargai, dan toleransi yang tinggi, kita dapat bersama-sama mewujudkan Kaltim yang lebih maju dan sejahtera," ujarnya penuh semangat.

Selain menyoroti pentingnya solidaritas dan persatuan, Rudy juga mengingatkan kembali tentang peran besar zakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.

Ia menyebut bahwa potensi zakat di Kalimantan Timur mencapai Rp6 triliun. Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim, hingga awal 2025, dana zakat yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp4,6 miliar, dengan kontribusi signifikan dari aparatur sipil negara (ASN) sekitar Rp300 juta per bulan.

Rudy menegaskan bahwa dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu membantu masyarakat kurang mampu untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Jika dikelola dengan baik, zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bisa menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi yang membutuhkan," katanya.

Ia berharap semangat Idul Fitri yang penuh dengan kebersamaan dan kepedulian terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Kalimantan Timur semakin maju, adil, dan makmur bagi seluruh warganya.

 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :