PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Presiden Singgung Mobil Dinas Rp8 Miliar: Kita Selidiki Semua Efisiensi

Home Berita Presiden Singgung Mobil D ...

Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran daerah yang dinilai belum efisien, termasuk pembelian mobil dinas kepala daerah bernilai hingga Rp8 miliar di tengah kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi.


Presiden Singgung Mobil Dinas Rp8 Miliar: Kita Selidiki Semua Efisiensi
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berdiskusi dengan beberapa jurnalis senior, ekonom, dan pengamat di kediaman pribadi Presiden RI, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/3/2026). Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran di tingkat daerah yang dinilai belum sepenuhnya produktif, terutama ketika masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi.

“Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan. Contoh tadi jembatan, jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan. Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, dana gubernur? Tapi, okelah, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus fair,” ujar Prabowo dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis di Hambalang, Bogor.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pola belanja daerah yang dinilai tidak efisien, termasuk penggunaan anggaran untuk fasilitas pejabat.

“Banyak pejabat itu, menurut saya, ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah, dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” kata Prabowo.

Sebagai perbandingan, Prabowo menyebut dirinya menggunakan kendaraan dinas buatan dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah.

“Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya Rp700 juta itu. Mungkin karena ini Presiden, ada antipeluru, mungkin jadi Rp1 miliar. Tapi, tidak sampai Rp8 miliar. Kita selidiki semua, efisiensi,” ujarnya.

Ia juga mengkritik kebiasaan perjalanan dinas yang dinilai berlebihan dan meminta adanya kesadaran dari para pejabat daerah.

“Habis itu kunjungan kerja-kunjungan kerja, sudahlah itu yang kita minta. Kesadaran, rasa tanggung jawab, iya kan?” katanya.

Presiden menegaskan bahwa kepala daerah harus kembali pada tugas utama, yakni melayani masyarakat dan memastikan anggaran digunakan untuk kepentingan publik.

“Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” ujar Prabowo.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :