Aktivitas gempa kembali tercatat di sejumlah wilayah Kalimantan, dengan dua kejadian terbaru di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat menambah rangkaian gempa dangkal dalam sepekan terakhir.
EKSPOSKALTIM, Samarinda - Aktivitas seismik di Kalimantan terus berlanjut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat gempa bermagnitudo 3,0 terjadi pada Rabu (25/3/2026) pukul 11.43 WIB di wilayah 20 kilometer barat laut Balangan, Kalimantan Selatan, dengan kedalaman 10 kilometer.
Sehari berikutnya, Kamis (26/3/2026), gempa lain bermagnitudo 2,6 terjadi di wilayah 82 kilometer barat Kayong Utara, Kalimantan Barat, juga dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG menyebut informasi tersebut merupakan hasil pengolahan awal yang mengutamakan kecepatan, sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring pemutakhiran data.
Rangkaian gempa terbaru ini menambah catatan aktivitas seismik yang dalam beberapa hari terakhir terdeteksi di berbagai wilayah Kalimantan.
Sebelumnya, gempa bermagnitudo 3,3 terjadi di wilayah timur laut Berau, Kalimantan Timur, dengan kedalaman hanya 2 kilometer yang tergolong sangat dangkal.
Sehari sebelumnya, gempa bermagnitudo 2,8 juga terjadi di timur laut Kutai Timur, disusul gempa magnitudo 2,2 di wilayah barat Kayong Utara.
Dalam periode yang lebih panjang, BMKG mencatat aktivitas gempa lain, seperti magnitudo 3,1 di Kalimantan Barat pada 20 Maret yang dikaitkan dengan aktivitas Sesar Adang, serta dua gempa magnitudo 2,8 di Bontang dan Tapin pada 13 Maret.
Rentetan itu bahkan terjadi hanya beberapa jam setelah gempa bermagnitudo 5,0 mengguncang Kayan Hilir, Kabupaten Sintang.
BMKG menyebut sebagian besar gempa yang terjadi di Kalimantan tergolong dangkal dan dipicu aktivitas sesar aktif, dengan karakter getaran ringan dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan.
Meski demikian, pola gempa beruntun ini menjadi perhatian karena menunjukkan dinamika aktivitas bawah permukaan yang terus berlangsung di kawasan tersebut.


