27 Mei 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dinkes Kutim Imbau Masyarakat Waspadai Cacar Monyet


Dinkes Kutim Imbau Masyarakat Waspadai Cacar Monyet
Ilustrasi Cacar Monyet. (int)

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengajak masyarakat untuk mengenali dan waspada terhadap penyakit cacar monyet, yang saat ini tengah merebak.

Kendati penyakit tersebut mewabah di Singapura, namun sebagai wilayah yang berdekatan dengan perrbatasan, dan ditambah lagi tingginya mobilitas masyarakat yang gemar berpergian ke luar negeri, membuat penyakit tersebut patut diwaspadai.

Baca juga: Ditinjau Presiden Jokowi, Calon Ibu Kota Baru Menguat di Kaltim

Meski begitu, Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Bahrani Hasanal mengimbau masyarakat Kutim untuk tidak perlu resah dengan kabar dan pemberitaan terkait terjadinya kasus penyakit cacar monyet yang terjadi di Negara Singapura itu.

Karena menurutnya, hingga detik ini kasus serupa belum terindikasi ditemukan di Indonesia, apa lagi di Kutim.

Namun demikian, lanjut Bahrani, masyarakat tetap harus mengetahui dan mengenali apa penyakit cacar monyet beserta indikasi terhadap orang yang mengidapnya, dan bagaimana cara penularan penyakit tersebut.

Menurutnya, indikasi bagi orang yang menderita atau mengidap cacar monyet yang paling mudah dilihat langsung secara kasat mata yakni adanya bintik-bintik seperti bisul bernanah pada kulit.

Baca juga: Beredar Nama Caleg Terpilih, KPU Kaltim: Belum Ada Jaminan

“Kondisi bintik-bintik sejenis bisul bernanah pada kulit ini memang agak sama dengan cacar air, namun untuk kasus cacar monyet lebih spesifik dengan adanya bintik bernanah,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk mengetahui indikasi dan pola penularannya, diharapkan masyarakat bisa lebih waspada terhadap proses penularan penyakit ini yang bisa tertular dari udara, melalui batuk atau bersin.

Ia menganjurkan masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, kemudian rajin membersihkan tangan dengan sabun ataupun cairan pembersih tangan anti kuman, serta mengikuti etika dalam batuk dan bersin dengan menutup mulut dengan menggunakan tisu atau kain sapu tangan, agar virus flu tidak tertular kepada orang di sekitarnya.

Reporter : Mel    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0