EKSPOSKALTIM, Bontang – Badak LNG kembali menunjukkan eksistensinya sebagai perusahaan yang peduli pada pengembangan usaha kelompok masyarakat lokal.
Perusahaan gas berskala dunia, serta penyumbang devisa bagi negara Indonesia ini menyalurkan bantuan melalui pengembangan salah satu mitra binaannya.
Director & COO Badak LNG Yhenda Permana bersama Manajemen Badak LNG menyempatkan diri untuk mengunjungi Floating Resto milik Kelompok Kerapu Macan, Sabtu (7/10).
Kunjungan ini tak sekedar meresmikan restoran terapung yang dikelola oleh masyarakat lokal yang menjadi mitra binaan perusahaan tersebut. Kunjungan juga menjadi ajang mempererat silahturami.
Peresmian sendiri ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh Yhenda kepada ketua kelompok Kerapu Macan, Akip.
Sebelum terbentuknya Floating Resto, perjalanan dari kelompok mitra binaan ini dimulai dari budidaya ikan kerapu. Pada awalnya para anggota kelompok tersebut kesulitan mendapatkan bibit ikan kerapu di Bontang dengan harga yang terjangkau.
Guna menyiasatinya mereka mencari bibit tersebut di luar Bontang. Namun harga yang harus dikeluarkan masih terlampau tinggi.
Badak LNG lalu berupaya membantu permasalahan tersebut dengan bekerjasama dengan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut (BBPPBL) di Bali melalui program community development (pengembangan masyarakat) atau comdev.
Kerjasama tersebut tidak hanya membuka jalan bagi kelompok nelayan budidaya untuk mendapatkan akses bibit kerapu dengan harga terjangkau, tetapi juga mendapatkan pelatihan dan pendampingan budidaya ikan kerapu agar hasil panen menjadi maksimal.
Floating Resto ini dapat ditempuh dari kawasan Mangrove Berbas ujung dengan menggunakan perahu yang merupakan fasilitas dari kelompok kerapu macam tersebut.
Waktu tempuh yang dibutuhkan cukup 10 menit dan tidak ada biaya tambahan untuk menikmati fasilitas tersebut. Pengunjung hanya perlu menghubungi pengelola untuk menentukan waktu penjemputan.
Sesampainya di tempat mitra binaan ini, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan pemandangan keramba ikan dengan sisi samping keramba terdapat bangunan yang cukup luas, yakni Floating Resto.

Selain itu pemandangan laut dan hutan bakau di sekitar resto terapung itu menjadi nilai tambah dari program Community Development ini. Hal ini dapat menambah nilai positif dan nilai jual dari kelompok mitra binaan ini.
Selain dapat melihat langsung pembudidayaan ikan kerapu macan, pengunjung dapat menikmati hidangan ikan kerapu macan bakar secara langsung dengan tempat yang nyaman dan cukup luas berkapasitas maksimal 70 orang.
Sebelumnya, tempat itu hanyalah berupa pondok rumah kecil dengan kapasitas maksimal 15 orang. Kini, Floating Resto juga sudah dilengkapi dengan panel surya sebagai penunjang listrik. Untuk sinyal seluler, Anda tak perlu khawatir. Di sini masih terjangkau sinyal telepon.
Di Floating Resto tidak hanya menawarkan ikan kerapu macan saja. Juga ada beberapa jenis ikan lain. Seperti ikan putih, ikan kakap dan ikan baronang. Restoran ini juga menawarkan menu tambahan seperti sayur dan buah.
Selain sensasi makan terapung, kelebihan lainnya yang dimiliki kelompok mitra binaan ini adalah pengunjung dapat menangkap atau memilih ikannya sendiri.
Yhenda sempat mengamati dengan bertanya langsung mengenai perkembangan dari usaha kelompok Kerapu Macan tersebut.
Kelompok Mitra Binaan Kerapu Macan lantas menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya kepada Badak LNG. Karena telah mendukung dan memberikan bantuan kepada mereka untuk dapat mengembangkan usahanya. Tak hanya dalam hal budidaya ikan kerapu macan, tetapi juga dalam pemasaran secara langsungnya kepada pengunjung yang datang.
“Terima kasih kepada Badak LNG yang tetap peduli dan konsisten dalam membimbing kami menuju ke arah yang lebih baik,” ungkap Akip, Ketua Kelompok Kerapu Macan.
Floating Resto ini merupakan sebuah pengembangan usaha dari Kelompok Mitra Binaan Kerapu Macan di mana kerapu jenis ini merupakan komoditas ekspor dengan harga jual tinggi. Kelompok Mitra Binaan Kerapu Macan yang mulai berdiri pada tahun 2011. Sekarang memiliki jumlah anggota sebanyak 10 orang.
Penerima manfaat dari program ini tidak hanya dari anggota kelompok, namun juga dari Koperasi Nelayan Pantai Harapan Indah Bontang sebanyak sekitar 30 orang dan juga para ibu rumah tangga sebanyak 5 orang.
Diharapkan dengan pengembangan usaha salah satu mitra binaan ini, dapat memotivasi kelompok lain untuk semakin kreatif dan selalu berinovasi menuju ke arah yang lebih baik.
Sementara, dengan pengembangan mitra binaan ini makin mengukuhkan dan melengkapi peran positif program comdev Badak LNG dalam pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
“Konsistensi Badak LNG dalam program Community Development terhadap masyarakat Bontang dengan pengembangan usaha dan fasilitas yang sudah ada diharapkan dapat meningkatkan kemandirian secara ekonomi,“ ungkap Director & COO Badak LNG Yhenda.
Bagi Anda yang ingin mengunjungi Floating Resto bisa menghubungi contact person, yakni Ketua Kelompok Kerapu Macan, Akip di 081347444860. (adv)

