Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menilai kawasan Bontang Baru Bersinar berhasil dikembangkan sebagai paket perjalanan wisata berbasis bahari dan pelestarian alam, dengan daya tarik ekosistem pesisir yang dipadukan dengan lanskap khas kota industri.
EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menyebut kawasan Bontang Baru Bersinar memiliki daya saing sebagai destinasi wisata alternatif yang memadukan potensi bahari, pelestarian lingkungan, serta edukasi masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengatakan kawasan tersebut menawarkan pengalaman wisata yang berbeda karena menghadirkan harmoni antara ekosistem pesisir alami dan aktivitas industri yang menjadi identitas Kota Bontang.
“Pengelolaan oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) berhasil mengemas potensi daerah menjadi bernilai ekonomi melalui konsep eduwisata,” ujar Ririn di Samarinda, Minggu.
Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah jalur alami hutan mangrove yang teduh, yang mengarah ke kawasan penyangga Taman Nasional Kutai. Jalur tersebut dimanfaatkan sebagai media edukasi lingkungan, khususnya bagi pelajar dan keluarga.
Selain itu, wisatawan juga dapat memperoleh pengalaman langsung terkait budidaya perikanan, seperti ikan dan lobster, melalui kunjungan ke Keramba Jaring Apung (KJA) Teratai Putih. Aktivitas ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan potensi ekonomi pesisir berbasis keberlanjutan.
Kawasan Bontang Baru Bersinar turut dilengkapi dengan destinasi wisata budaya, yakni Pura Hindu Buana Agung. Bangunan dengan arsitektur khas tersebut kerap menjadi titik favorit wisatawan untuk berfoto sekaligus mengenal keberagaman budaya di Kalimantan Timur.
Ririn menambahkan akses menuju berbagai titik wisata, seperti Bontang Mangrove Park dan kawasan KJA, relatif mudah dijangkau dari pusat Kota Bontang melalui jalur darat. Konektivitas antar destinasi ini memungkinkan wisatawan mengeksplorasi kawasan dalam waktu singkat.
Berdasarkan data Pokdarwis Bontang Baru Bersinar, jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai 2.558 orang dalam satu periode, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap destinasi tersebut.
Daya tarik visual kawasan ini juga dinilai unik, dengan panorama kapal pinisi yang berlatar belakang kilang industri, menghadirkan pemandangan kontras yang jarang ditemui di daerah lain.
Dinas Pariwisata Kaltim menyatakan akan terus mendorong promosi destinasi kreatif berbasis komunitas seperti Bontang Baru Bersinar agar semakin dikenal sebagai salah satu pintu masuk wisata bahari dan alam di Kalimantan Timur.


.jpeg)