EKSPOSKALTIM, Mahulu - Anggota Komisi II DPRD Mahakam Ulu (Mahulu), Melkior Paron Tingan, menegaskan bahwa proyek semenisasi jalan Polsek Tikah menuju Kantor Bupati Mahulu yang tak kunjung selesai, ditengarai menjadi salah satu akar masalah pengganggu pengguna jalan.
“Proyek semenisasi jalan yang belum rampung secara keseluruhan menjadi permasalahan. Karena berlarut-larutnya pengerjaan, sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan karena akses tersebut sangat dibutuhkan. Contohnya, pelajar yang harus sekolah menjadi terhambat," kata Paron (sapaan akrab Melkior Paron Tingang) kepada eksposkaltim belum lama ini, Kamis (24/11).
Karena menyangkut orang banyak, seyogyanya kata dia dalam hal pengerjaan jalan seperti ini dinas terkait segera bertindak. Apalagi, jika jalan tersebut diguyur hujan maka sulit untuk dilewati karena licin.
"Bahkan saking takut jatuh dari kendaraan, para pegawai yang bekerja di Kantor Bupati memilih berjalan kaki. Karena jika lewat jalur alternatif sangat jauh sekali, harus memutar sepanjang 6 KM," cetusnya.
Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerja Umum Mahulu Markus Wan mengatakan, proyek semenisasi tersebut sudah ada waktu kontraknya. Jika saat ini belum selesai maka wajar saja, karena waktu kontrak yang ditentukan belum selesai sampai Desember mendatang.
"Yang jelas masyarakat harus mengerti dengan ketentuan waktu kontrak tersebut. Kalau bisa bersabarlah sampai Desember nanti. Lambatnya pengerjaan tersebut juga faktor cuaca, yang saat ini terus di guyur hujan. Harus bisa dimaklumi lah," ucap Markus, saat di konfirmasi media ini melalui telepon seluler.
Namun dia menegaskan jika proyek tak rampung sampai waktu yang ditentukan, kontraktor akan berhadapan BPK, karena diakhir tahun seluruh proyek di Mahulu akan dilakukan pemeriksaan oleh BPK.
Walau begitu, melihat progres pembangunan yang ada sekarang diperkirakan masih berkisar 50 sampai 60 persen. Sementara, batas waktu kontrak sudah dekat.
"Ya kita lihat sajalah nanti, apakah mereka (kontraktor, Red) dapat menyelesaikan tepat waktu atau tidak. Kita berharap harus tuntas tepat waktu," tegasnya. (Adv)

