google-site-verification: google21951ce8c6799507.html
PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tol IKN Patah Usai Nataru? Kontraktor Beri Penjelasan

Home Berita Tol Ikn Patah Usai Nataru ...

Insiden di Segmen 3A2 STA 23 Balikpapan Utara bukan kerusakan konstruksi, melainkan penurunan struktur disebut akibat pergeseran tanah yang dipicu hujan ekstrem.


Tol IKN Patah Usai Nataru? Kontraktor Beri Penjelasan
Tol IKN dalam proses perobohan. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Isu jalan tol patah di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) akhirnya dijawab. Kontraktor pelaksana Jalan Tol IKN Segmen 3A2 menegaskan insiden di STA 23 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, bukan kerusakan struktur jalan, melainkan penurunan slab on pile akibat faktor alam.

Pemimpin Proyek Jalan Tol IKN Segmen 3A2, Arief Indriyanto, menjelaskan penurunan terjadi pada struktur slab on pile sepanjang 82,5 meter. Peristiwa tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Balikpapan sejak Rabu (7/1/2026) sore hingga Kamis (8/1/2026) pagi.

“Akibat hujan deras itu terjadi pergeseran timbunan lumpur di area disposal, sehingga berdampak pada penurunan tiang slab on pile,” ujar Arief, Minggu (11/1).

Insiden ini tidak disebabkan kesalahan teknis maupun kelebihan beban kendaraan. “Ini murni faktor alam yang berada di luar prediksi,” katanya. Untuk mencegah kerusakan meluas, ruas jalan tol yang terdampak telah dirubuhkan atau dipotong sementara. Langkah tersebut diambil sebagai tindakan antisipatif agar pergeseran tanah tidak menjalar ke segmen lain.

Arief juga memastikan struktur yang mengalami penurunan bukan konstruksi baru. Pekerjaan slab on pile (SOP) 1 telah rampung sejak September 2024 dan sebelumnya difungsikan tanpa kendala, termasuk saat dibuka secara terbatas pada periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026.

Perbaikan Ditarget Sebelum Lebaran

Kontraktor menargetkan perbaikan dan rekonstruksi SOP 1 rampung pada Maret 2026, sebelum masa fungsional Idul Fitri. Pekerjaan, kata dia, dilakukan siang dan malam dengan mengerahkan enam unit alat berat, termasuk breaker dan ekskavator.

“Kami optimistis dalam 1,5 bulan pekerjaan bisa selesai dan jalur kembali difungsikan dua lajur saat Lebaran,” kata Arief.

Kasatker IKN 2 BBPJN Kalimantan Timur, Alfin Jerry, menegaskan seluruh biaya perbaikan menjadi tanggung jawab kontraktor karena proyek masih dalam tahap konstruksi.

“Tidak ada kerugian negara. Risiko proyek sudah ditanggung kontraktor melalui skema Contractor All Risk,” ujarnya.

BBPJN juga memastikan insiden ini tidak memengaruhi target penyelesaian Jalan Tol IKN yang direncanakan rampung pada Desember 2026. Saat ini progres konstruksi disebut telah melampaui 70 persen.

Ruas tol tersebut sebelumnya sempat difungsikan secara terbatas selama libur Natal dan Tahun Baru, 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. BBPJN Kaltim mencatat lebih dari 91 ribu kendaraan melintas pada periode tersebut, dan akses tol direncanakan kembali dibuka terbatas saat Idul Fitri mendatang.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :

Komentar Facebook

komentar