EKSPOSKALTIM.COM - Penanganan kemiskinan ekstrem di Provinsi Kalimantan Timur mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri. Bahkan lebih baik dari capaian nasional.
“Secara nasional ini kami apresiasi, Kaltim menjadi provinsi pertama nantinya sesuai dengan data-data yang dikemukakan di sini, adalah provinsi pertama di seluruh Indonesia yang sudah akan bebas kemiskinan ekstrem di tahun 2024. Karena eskalasi penurunannya juga dua kali lipat dari nasional,” kata Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga usai sesi evaluasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama lantai 8, Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) Jakarta, Jumat (5/1/2024).
Sekadar diketahui, Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik memaparkan capaian kinerja 10 indikator prioritas Kaltim periode Oktober hingga Desember 2023. Yakni kesehatan, stunting, layanan publik, kemiskinan ekstrem, inflasi, BUMD, penyerapan anggaran, perizinan, kegiatan unggulan, dan pengangguran.
Akmal Malik memaparkan capaian kinerja itu di hadapan Tim Evaluator Kementerian Kemendagri yang dipimpin Sekretaris Itjen Kemendagri Ahmad Husin Tambunan didampingi Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga.
Sementara itu, Sekretaris Itjen Kemendagri Ahmad Husin Tambunan mengatakan, secara keseluruhan capaian kinerja Pj Gubernur Kaltim Triwulan I sudah baik. Bahkan para evaluator secara umum lebih kepada memberikan saran dan mayoritas mengapresiasi.
“Jadi saya ingin sampaikan pesan dari Irjen Kemendagri sesuai dengan arahan Presiden yaitu prioritas penurunan stunting, penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran, angka inflasi, pelayanan publik/perizinan dan rumah sakit/pelayanan kesehatan,” kata Ahmad Husin Tambunan menutup sidang evaluasi.
Sementara, Pj Gubernur Akmal Malik bersyukur atas pelaksanaan evaluasi yang berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan 10 indikator capaian kinerja penjabat kepala daerah triwulan I di Kaltim. Akmal menyebut bahwa semua berkat kerja keras seluruh tim.
“Alhamdulillah evaluasi berjalan dengan baik. 10 perimeter yang diminta oleh Irjen Kemendagri sudah kita laporkan. Dan tadi hadir membackup sangat bagus tim kita ya. Memang ada beberapa catatan-catatan kealfaan kita, contoh melaporkan NPHD, evidence-nya, tapi tidak apa, ini kan baru triwulan pertama. Tetapi secara over all kita mendapatkan apresiasi. Terima kasih untuk tim, luar biasa hebat, semangat selalu,” ucap Akmal Malik. (pos)

