05 Desember 2022
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tanaman Sawit Diserang Hama, Manajemen PTPN IV Dolok Ilir Terkesan Acuh


Tanaman Sawit Diserang Hama, Manajemen PTPN IV Dolok Ilir Terkesan Acuh
Tanaman sawit di PTPN IV Unit Dolok Ilir diserang hama. (ist)

EKSPOSKALTIM.COM, Simalungun – Tumbuhnya tunas pelepah pada tanaman kelapa sawit adalah tanda pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Namun apabila tunas itu tidak selamat karena di serang hama, maka akan sangat menghawatirkan pertumbuhan tanaman kelapa sawit tersebut .

Seperti yang terjadi di perkebunan PTPN IV Unit Dolok Ilir terkhusus di areal AFD III dan areal AFD V , Begitu banyak tanaman sawit belum memghasilkan serta tanaman sawit menghasilkan puluhan bahkan ratusan yang pelepahnya patah akibat serangan hama .

Berdasarkan pantauan  awak media di lokasi terkhusus areal AFD III dan AFD V, pada Sabtu (5/11/2022), begitu banyak tanaman yang pelepah pucuknya patah akibat dimakan hama.

Seperti yang disampaikan Hendri (34), warga Kelurahan Serbalawan, Kabupaten Simalungun yang kapasitasnya sebagai  pengamat lingkungan.

“Tanaman yang diserang hama pelepah seperti ini, jika tidak cepat ditangani maka akan berdampak buruk terhadap perkembangan  tanaman kelapa sawit,”  ungkapnya.

 “Serangan hama pelepah ini bukannya hal yang sepele, melainkan harus ditangani dengan serius. Maka dari itu saya pribadi berharap manager perkebunan harus mengambil tindakan tegas kepada petugas lapangannya, jika hal seperti ini sampai dilalaikan, agar serangan hama ini tidak menyebar luas ke areal tanaman kelapa sawit yang lainnya,” tambahnya.

Di hari yang sama, awak media mencoba mengonfirmasi temuan ini ke pihak terkait dengan menyambangi kantor AFD III dan AFD V, namun sangat disayangkan tidak ditemukan seorang petugas yang berada di masing-masing kantor tersebut .Comer ( APK ) dan masing-masing assisten juga tidak membalas saat dikonfirmasi via WhatsApp. (Dedi)

Reporter : Redaksi EKSPOSKaltim    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0