google-site-verification: google21951ce8c6799507.html
PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, tapi Menu Disesuaikan

Home Berita Mbg Tetap Jalan Saat Rama ...

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dihentikan selama Ramadan 1447 Hijriah. Pemerintah memilih menyesuaikan pola distribusi dan jenis makanan agar program tetap berjalan tanpa mengganggu ibadah puasa.


MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, tapi Menu Disesuaikan
ILUSTRASI makan bergizi gratis. Foto: antara

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Skema layanannya disesuaikan bagi peserta didik dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan terkait penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis.

“Pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan tetap berjalan,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Zulkifli menjelaskan penyesuaian dilakukan agar layanan gizi tetap tepat sasaran tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa, khususnya bagi peserta didik Muslim.

Anak sekolah di wilayah yang mayoritas berpuasa akan menerima makanan kering yang dapat dikonsumsi saat berbuka. Sementara itu, sekolah di daerah dengan mayoritas peserta didik non-Muslim tetap mendapatkan layanan MBG seperti hari biasa.

“Sekolah yang non-Muslim seperti biasa. Ibu hamil dan balita juga seperti biasa,” ujar Zulkifli. Layanan MBG di pesantren juga tetap berjalan dengan penyesuaian waktu distribusi, yakni digeser ke sore hari untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menambahkan skema MBG selama Ramadan telah disiapkan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di daerah.

Menurut Dadan, menu yang disediakan tetap memperhatikan kecukupan gizi meskipun dikemas dalam bentuk makanan kering. “Untuk anak sekolah yang puasa, dibagikan saat pulang sekolah untuk berbuka,” kata Dadan.

Pemerintah menilai keberlanjutan MBG selama Ramadan penting untuk menjaga konsistensi pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menghormati praktik keagamaan.

Ia melaporkan hingga akhir Januari 2026, Program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini dilayani oleh 22.091 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.

Selain berdampak pada pemenuhan gizi, kata dia, MBG juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Pemerintah mencatat sebanyak 924.424 tenaga kerja langsung terlibat, didukung 68.551 pemasok bahan pangan serta 21.413 mitra usaha. 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :

Komentar Facebook

komentar