PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Waspada Tren Penyakit Musiman: Kasus Influenza A di Indonesia Meningkat

Home Berita Waspada Tren Penyakit Mus ...

Waspada Tren Penyakit Musiman: Kasus Influenza A di Indonesia Meningkat
Temuan penyakit influenza A di Indonesia meningkat. (ilustrasipinterest)

EKSPOSKALTIM – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) melaporkan adanya peningkatan kasus Influenza A di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan September 2026.

Meski tren grafik menunjukkan kenaikan, memastikan pemerintah bahwa situasi penyebaran virus ini masih berada pada tingkat yang rendah dan terkendali.

Berdasarkan hasil surveilans laboratorium Kemenkes, jenis subtipe virus yang mendominasi gelombang musiman kali ini adalah Flu A (H1N1pdm09).

Kasus Lonjakan ini sempat memicu kepadatan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit beberapa daerah, sehingga memicu perhatian dari berbagai pihak.

Perbedaan dengan Flu Biasa dan Imbauan Kemenkes

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

Berbeda dengan selesma atau flu biasa, Influenza A umumnya memiliki gejala yang muncul secara tiba-tiba dan lebih intens, meliputi demam tinggi, batuk kering, nyeri otot, sakit kepala, hingga kelelahan ekstrem.

“Kami terus melakukan pemantauan ketat untuk melihat karakteristik virus dan tingkat keparahannya,” jelas pihak Kemenkes dalam keterangannya.

Warga diminta untuk kembali mendisiplinkan diri dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti, mencuci tangan secara rutin menggunakan sabun dan air mengalir, menerapkan etika batuk dan bersin yang benar di ruang publik, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah jika sedang mengalami gejala flu, mengurangi kontak dekat dengan orang lain untuk memutus rantai penularan.

Evaluasi Program Kesehatan Nasional: Deteksi Hipertensi

Di sisi lain, Kemenkes juga terus menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di tingkat nasional untuk menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM).

Berdasarkan evaluasi dari Rilis Resmi Kemenkes, program ini berhasil mendeteksi sekitar satu juta kasus baru hipertensi dari total 9,2 juta warga yang melakukan pemeriksaan ulang.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa deteksi dini melalui CKG sangat krusial guna mencegah komplikasi penyakit yang lebih fatal, seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal.

Bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan, pemerintah menjamin penanganan dan pencegahan lanjutan secara gratis yang nantinya akan terhubung melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN/BPJS Kesehatan).

Masyarakat diharapkan dapat proaktif mengunjungi Puskesmas terdekat maupun pos pelayanan CKG di lingkungan sekitar demi menjaga kondisi secara kesehatan secara berkala. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :