Kepanikan terjadi di perairan Bontang ketika kapal yang membawa wisatawan dari Pulau Beras Basah karam usai dihantam ombak.
EKSPOSKALTIM, Bontang – Sebanyak 25 penumpang kapal wisata berhasil dievakuasi setelah kapal yang mereka tumpangi karam di perairan Bontang, Selasa (11/8).
Insiden terjadi saat rombongan wisatawan asal Samarinda dalam perjalanan menuju Pelabuhan Bontang Kuala usai berlibur dari Pulau Beras Basah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian melalui layanan Call Center 112 sekitar pukul 15.39 Wita.
Berdasarkan informasi yang diterima, kapal tersebut sempat memberikan bantuan kepada kapal tour guide lain yang mengalami kerusakan mesin di tengah perjalanan.
Namun, upaya penyelamatan itu justru berujung petaka.
"Setelah wisatawan dipindahkan, kapal penyelamat ini malah dimasuki air karena dihantam ombak. Kapten kemudian berusaha membawa kapal ke perairan yang lebih dangkal, tetapi kapal sudah tidak dapat melanjutkan perjalanan," ujar Ismail.
Kapal akhirnya tenggelam di kawasan perairan dangkal dan seluruh penumpang terpaksa menunggu pertolongan di lokasi.
Beruntung, dua kapal nelayan yang melintas segera memberikan bantuan sebelum tim BPBD tiba di lokasi.
"Tim BPBD berhasil melakukan evakuasi secara menyeluruh terhadap 25 korban dengan bantuan dua unit kapal nelayan," katanya.
Empat Perempuan Jalani Perawatan
Dari total 25 korban yang dievakuasi, sebanyak 21 orang dinyatakan dalam kondisi sehat.
Sementara itu, empat penumpang perempuan mengalami syok akibat insiden tersebut dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Keempat korban yang menjalani perawatan yakni Paramita Sari (24), Marcela (22), Arisa Oktarika (31), dan Kiswa (22).
Mereka dievakuasi menuju RS Amalia Bontang menggunakan mobil komando BPBD dan ambulans rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
"Empat korban yang dibawa ke rumah sakit ini perempuan semua. Mereka panik dan syok. Apalagi ada ibu hamil tadi," ungkap Ismail.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, seluruh korban berhasil diselamatkan tanpa adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
BPBD Bontang memastikan seluruh penumpang telah dievakuasi dan situasi di lokasi kejadian sudah terkendali.


