EKSPOSKALTIM, Bontang - Memasuki hari keenam bulan suci ramadan 1437 Hijriah, harga telur ayam di Pasar Induk Rawa Indah Jalan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, mulai mengalami penurunan harga (stabil,red).
Salah satu pedangan telur di pasar ini, Neni, mengatakan seminggu menjelang bulan puasa lalu harga telur melonjak naik, yang biasa harga normalnya Rp38 ribu persatu piring, naik hingga Rp 43 ribu persatu piringnya.
“Memasuki hari keenam bulan puasa harga telur dipasaran mulai menurun (Stabil.red), tidak seperti seminggu menjelang bulan puasa. Harga telur sebelumnya sangat mahal, karena mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 50 ribu persatu piringnya dari harga sebelumnya,” kata Neni saat ditemui Eksposkaltim ditempat dagangnya, Sabtu (11/6/2016).
Neni menambahkan, siklus kenaikan harga barang kebutuhan pokok seperti telur ayam ini rutin terjadi disetiap tahunnya.
“Setiap tahunnya memang seperti ini mbak, pasti pada saat seminggu menjelang bulan puasa harga telur langsung naik. Bukan karena faktor persedian stok yang kurang, tapi ini sudah ciri khas tiap tahunnya,” tuturnya.
Akan tetapi, lanjut Neni menambahkan, seminggu menjelang hari Idul Fitri harga telur dipasar mengalami penurunan harga yang sangat derastis.
“Tapi berbeda mbak, seminggu menjelang hari idul fitri harga telur langsung mengalami penurunan tidak seperti pas menjelang bulan puasanya,” cetusnya.

