Meski belum ditemukan kasus rabies di Balikpapan, bagaimana skema antispasi petugas jika ada laporan gigitan hewan?
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Sebanyak 5.048 hewan telah mendapatkan vaksinasi rabies gratis dalam program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan di 33 kelurahan sepanjang Juli hingga November 2026.
Program tersebut resmi berakhir di Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara, Selasa (3/11/2026), yang menjadi lokasi ke-34 pelaksanaan vaksinasi.
Ketua Tim Pelayanan Kesehatan Hewan DKP3 Balikpapan, drh Intan, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, sebanyak 5.048 hewan telah divaksin di 33 kelurahan. Setiap kelurahan mendapat kuota hingga 200 dosis vaksin rabies.
Namun, jumlah peminat di beberapa kelurahan melampaui target. Di antaranya Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota, dan Graha Indah, Balikpapan Utara, yang memiliki populasi hewan peliharaan cukup tinggi.
"Satu orang juga tidak dibatasi untuk vaksin hewan peliharaannya," ujar Intan.
Menurut Intan, program vaksinasi gratis ini merupakan bagian dari upaya Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hewan, terutama zoonosis atau penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia.
Balikpapan Belum Catat Kasus Rabies
Intan memastikan, hingga 2026 belum ada laporan kasus rabies di Balikpapan. Meski demikian, laporan gigitan hewan masih ditemukan, tetapi sejauh ini tidak mengarah pada rabies.
"Kalau gigitan memang ada, tapi memang tidak mengarah ke rabies," ujarnya.
Hewan yang menggigit biasanya akan menjalani observasi selama dua minggu. Jika hewan tersebut tidak mati selama masa observasi, kondisinya dinyatakan aman dan selanjutnya dilakukan vaksinasi.
Intan berharap tidak ada kasus rabies di Balikpapan. Pasalnya, penyakit tersebut belum memiliki obat sehingga vaksinasi menjadi salah satu upaya utama untuk mencegah penularannya.
Warga Merasa Terbantu
Salah seorang warga RT 33 Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Serin, merasa terbantu dengan program vaksinasi rabies gratis tersebut.
"Ini cukup membantu ya adanya vaksin ini. Kebetulan ada vaksin gratis ini, kucing bisa lebih sehat dan bebas rabies," ujarnya.
Menurut Serin, program tersebut juga membantu mengurangi pengeluaran untuk perawatan hewan peliharaan. Dalam kegiatan itu, ia membawa satu dari dua kucing peliharaannya yang berusia satu tahun untuk divaksin.
Serin mengetahui informasi vaksinasi gratis tersebut melalui grup RT dan akun Instagram dinas.
"Pas ada, maka saya manfaatkan," tutur dia.

