EKSPOSKALTIM, Samarinda — Realisasi investasi yang masuk ke Provinsi Kalimantan Timur hingga triwulan III 2025 mencapai Rp70,43 triliun dan menempatkan daerah ini di peringkat keenam nasional. Capaian tersebut berada di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Banten.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Jawa Barat masih memimpin dengan nilai investasi Rp218,17 triliun, disusul DKI Jakarta Rp204,15 triliun, Jawa Timur Rp105,09 triliun, Sulawesi Tengah Rp97,6 triliun, dan Banten Rp91,58 triliun.
Kepala DPMPTSP Kaltim Fahmi Prima Laksana mengatakan dari total investasi Rp70,43 triliun tersebut, kontribusi terbesar berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp55,9 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp14,53 triliun.
“Target investasi Kaltim tahun 2025 sebesar Rp76,02 triliun optimistis tercapai, bahkan berpeluang melampaui target. Namun nilai final triwulan IV masih dalam proses penghitungan,” ujar Fahmi di Samarinda, Sabtu (10/1), dikutip antara.
Ia menegaskan masuknya investasi memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi lokal seiring hadirnya proyek dan usaha baru.


