Samarinda, EKSPOSKALTIM – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengimbau seluruh ASN dan pegawai untuk setop menggunakan botol plastik sekali pakai.
Imbauan itu disampaikan Rudy dalam upaya menekan pencemaran lingkungan yang disebabkan limbah plastik. “Kami harapkan kantor pemerintahan, termasuk DPRD Kaltim, tidak lagi menggunakan botol plastik. Bisa diganti dengan tumbler yang bisa dipakai berulang,” ujarnya dikutip Selasa (24/6).
Rudy menekankan bahwa sampah plastik merupakan ancaman serius karena sangat sulit terurai. “Butuh waktu ratusan bahkan ribuan tahun agar plastik bisa terurai secara alami,” katanya.
Lebih dari sekadar mencemari lingkungan, limbah plastik juga berdampak langsung terhadap kesehatan manusia. Plastik yang tak terurai sempurna akan berubah menjadi mikroplastik, partikel kecil yang mengandung senyawa kimia dan logam berat berbahaya.
“Mikroplastik bisa masuk ke rantai makanan dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dalam jangka panjang,” ucap Rudy.
Ia berharap langkah kecil ini menjadi budaya kerja baru yang lebih ramah lingkungan di lingkungan Pemprov Kaltim, sekaligus bagian dari program pengurangan sampah plastik secara berkelanjutan.

