EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot ) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, melaunching aplikasi website PAUD Jago dan pemberian paket data kepada siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), secara simbolis di rumah jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (25/8/2020).
Kepala Disdikbud Bontang Akhmad Suharto mengatakan, pihaknya terus berinovasi dalam pengembangan teknologi saat ini. Kehadiran website ini dapat mempermudah dan lebih mengenalkan profil Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Bontang.
Baca juga: 7 Poket Sabu Gagal Edar di Bontang, Pelaku Dibekuk di Indekos
“Semua ada diaplikasi webnya. Mulai dari tentang sekolah maupun gurunya. Bahkan letak sokolahnya juga ada,” ungkapnya.
Pemberian paket data ini diberikan kepada 29.755 pelajar di Bontang, mulai dari jenjang SD hingga SMP, baik Negeri maupun swasta. Ia menegaskan, pemberian paket ini hanya diperuntukkan untuk pembelajaran siswa saja. Tidak untuk yang lain, misalnya medsos dan sebagainya.
“Dalam 8 giga itu full untuk belajar saja. Sehingga guru diwajibkan menginstal aplikasi yang sudah ditentukan Telkomsel. Kalo di luar itu, pulsa akan terpakai,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembuatan aplikasi website PAUD Bontang Jago. Kata dia, meski dalam masa pandemic, para guru PAUD dan TK dapat menjalankan perannya dalam memantau perkembangan anak yang dibantu orang tua melalui daring.
Baca juga: Dipermudah, Dokumen Kependudukan yang Sudah TTE Tidak Perlu Dilegalisir
“Atas nama pemkot mengucapkan terima kasih kepada semuanya atas dilucurkannya web ini. Karena banyak manfaat yang ada di web ini. Semua ada di dalamnya mulai aktivitasnya dan akreditasi sekolahnya ,” terangnya.
Mantan Ketua DPRD Bontang itu juga berpesan kepada seluruh siswa untuk tetap semangat dalam belajar. Meskipun dalam pendemi, harus tetap produktif belajar.
“Dengan adanya paket data ini, dapat membantu siswa semua dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dan 1 September ini, aplikasi ini sudah berjalan,” imbuhnya. (adv)

