EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DP2KB) Bontang melalui program bangga kencana menggelar rapat koordinasi (rakor), Senin (24/8/2020) kemarin, dalam rangka menyambut hari kontrasepsi se-dunia yang jatuh pada 26 September 2020 mendatang.
Acara yang dihelat di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB), Jalan Tarakan, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat itu dihadiri Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Kota (PPKBK), Sub PPKBK.
Baca juga: Program Kotaku Selambai Lanjut di 2021, Lelang Dibuka Oktober 2020
Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) DP2KB Bontang, Muh Zubair Muin mengatakan, rakor tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan. Tujuannya, untuk mengetahui hasil pencapaian dan permasalahan setiap bulan dari kader PPKBK dan Sub PPKBK.
Selain itu kata dia, dalam rakor itu juga membahas terkait persiapan untuk menyambut peringatan hari kontrasepsi se-dunia.
“Dalam setiap bulan ada satu kali evaluasi melalui rakor. Bahkan bisa lebih dari itu, jika ada hal yang penting yang ingin dibahas,” ungkapnya Selasa (25/8/2020) pagi.
Baca juga: Modus Membeli Rokok, Pemuda Bontang Ini Gasak Uang dan Perhiasan
Zubair (akrab Ia disapa) menuturkan, dari rakor itu menghasilkan kesepakatan yakni dalam rangka hari kontrasepsi, setiap kader berupaya untuk mencari akseptor intrauterine device (IUD) dan implan sebanyak-banyaknya.
“Jadi disepakati semua mencari aseptor IUD dan Implan. Tetapi saat ini dalam masa pandemic, Pusat kesehatan Masyarakat (PKM) Bontang Barat untuk melayani aseptor ditutup. Sehingga besok, Rabu (26/8) kami akan rapat terkait dialihkan kemana pelayanan tersebut ,”sebutnya.
Dalam rakor ini juga dihadiri Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat kelurahan Kanaan Meti Tandi. (adv)

