Rupiah kembali membuka pekan di zona merah.
EKSPOSKALTIM, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada awal perdagangan Senin (3/8) pagi.
Mata uang Garuda turun 9 poin atau 0,05 persen ke posisi Rp18.031 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.022 per dolar AS.
Pelemahan ini terjadi setelah rupiah juga berada dalam tekanan pada perdagangan pekan lalu. Pada Rabu (29/7), rupiah tercatat berada di level Rp18.099 per dolar AS setelah melemah 16 poin dari posisi penutupan sebelumnya.
Saat itu, pelaku pasar mencermati sejumlah sentimen, mulai dari hasil rapat Federal Reserve (The Fed) hingga perkembangan transisi kepemimpinan di Bank Indonesia.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi sebelumnya mengatakan penunjukan Destry Damayanti sebagai pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia memberikan optimisme pasar terhadap komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta menjaga stabilitas sistem keuangan.
Pelaku pasar juga masih menunggu proses penetapan gubernur definitif Bank Indonesia yang dinilai penting dalam menjaga kredibilitas kebijakan moneter dan kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional. (ant)


