EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Kerap terjadi genangan air saat hujan. Simpang empat, yang menghubungkan Jalan Wr Supratman dan Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan, di keluhkan warga. Bagaimana tidak, kondisi tersebut mengganggu pengendara saat melintas di jalan tersebut.
“Setiap hujan turun, pasti air tergenang di situ. Bahkan surutnya sampai berhari-hari,” kata Andi Daeng Ryan saat ditemui, Senin (8/3/2021).
Baca juga : Henry Pailan Sosialisasikan Perda Pajak Daerah Kaltim di Bontang
Warga Tanjung Laut itu menuturkan, harusnya pemerintah bisa mengambil langkah terkait timbulnya genangan air di daerah itu. Apalagi di lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan akibat warga yang melintas menghindari genangan air tersebut.
“Kalau ada CCTV, pasti sudah banyak yang terlihat kecelakaan di situ,” terangnya sambil menunjukkan lokasi genangan air tersebut.
Ryan pun meminta pemerintah harus mengambil peran dalam perbaikan tersebut. Paling tidak perbaikan parit. Bahkan kata dia, kalaupun bisa dilakukan perluasan jalan di wilayah tersebut.
“Pemerintah harus peduli dan sigap melakukan perbaikan. Jangan sampai ada korban baru bergerak,” kesal pria yang hobi olahraga tersebut.
Memang kata dia, sebelumnya sudah pernah ada peninjauan dilakukan pihak DPRD Bontang. Tetapi sampai sekarang belum ada pelaksanaannya.
“Dengarnya mau dibebaskan. Tapi kalaupun itu terjadi. Mudahan bisa mengatasi permasalahan yang ada. Kerena sudah lama lokasi itu tergenang air ketika hujan,” pintanya.
Senada dengan Ryan, Masrul juga mengatakan, peran pemerintah menjadi solusi bagi permasalahan ini.Pasalnya, genangan air ini, bisa membahayakan masyarakat yang melintas.
"Pemerintah ambil langkah cepat. Karena ini menyangkut keselamatan pengendara. Apalagi setiap melintas sangat menganggu," terang pria pengusaha ikan itu.
Baca juga : Juni, UKW Gratis Untuk 54 Wartawan di Kaltim
Masrul pun meminta permasalahan genagan air ini masuk dalam usulan Musrenbang di wilayahnya. Mengingat ini sangat perlu untuk memberikan kenyamatan bagi pengendara.
"Harus jadi prioritas, sehingga tidak ada lagi genangan air disitu. Karena surutnya pun sangat lama," kata pria yang hobi badminton itu.

