EKSPOSKALTIM, Bontang - Setelah mengiktui pelatihan dan praktik penggunaan alat tangkap ikan Gill Net selama enam hari, 30 nelayan di Kota Bontang menerima bantuan perlengkapan alat tangkap ikan ramah lingkungan, Minggu (26/11) kemarin, di Aula Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau.
Kasi Perikanan Tangkap, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Idhamsyah mengatakan, alat tangkap yang dibagikan terhadap nelayan selaku peserta pelatihan, merupakan bantuan dari pusat.
Namun, Idham tidak menyebut secara rinci berapa nilai yang diterima oleh setiap nelayan jika bantuan tersebut diuangkan.
"Bantuan dari pusat 1 orang mendapat 11 unit alat untuk 22 orang. Nah, sementara ada 30 orang peserta. Akhirnya kita sepakat untuk membagi rata agar 30 ini mendapat semua," ucapnya.
Berita terkait: 30 Nelayan di Bontang Lakukan Praktik Alat Tangkap Gillnet
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Nelayan Dogol atau Mini Trol Kelurahan Loktuan, Musyafir berkomitmen beralih ke alat tangkap ikan yang baru dengan meninggalkan alat lama.
“Teman-teman akhirnya rata-rata sepakat untuk beralih,” katanya kepada Ekspos Kaltim.
Diakui Musyafir, penggunaan Mini Trol dalam aktivitas nelayan sudah cukup lama ia lakukan, yakni sejak tahun 1992 silam. Meski begitu, Ia memutuskan beralih ke alat tangkap Gillnet ini untuk menghindari risiko.
“Ya sudah lah, kita aja yang ngalah sama Pemerintah, meskipun sudah lama kita gunakan alat ini. Daripada ditangkap karena tidak ada izinnya,” tutupnya. (Adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang
ekspos tv
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017
ekspos tv

