PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DKP3 Bontang Geram dengan Nelayan Pengebom Ikan

Home Berita Dkp3 Bontang Geram Dengan ...

DKP3 Bontang Geram dengan Nelayan Pengebom Ikan
ilustrasi nelayan pengebom ikan. (foto:int)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang akan menindaki nelayan yang tertangkap tangan melakukan aktivitas pengeboman ikan.

Kasi Perikanan Tangkap DKP3 Bontang, Idhamsyah menegaskan, pengebom ikan akan diserahkan ke pihak berwajib dan ditindak sesuai peraturan yang berlaku. Sebab, penangkapan ikan dengan menggunakan bom bisa merusak ekosistem laut, seperti runtuhnya batu karang dan membunuh ika-ikan kecil.

“Bom ikan sangat dilarang. Namun, pengebom ini susah ditangkap dan licin oleh aparat. Tapi akan ditindak jika ada yang tertangkap,” imbuhnya.

Baca: Ikut Pelatihan Gill Net, Nelayan di Bontang Komitmen Tinggalkan Mini Trol

Dijelaskannya, DKP3 bekerjasama dengan aparat kepolisian kerap melakukan himbauan bahkan sosialisasi, tetapi upaya pengawasan ini selalu tak terindahkan.

“Untuk pengawasan selalu mentah. Harusnya pengebom ikan ini bisa berfikir akan menimbulkan dampak luar biasa terhadap kerusakan ekosistem laut,” tuturnya.

Terkait masalah pelatihan khusus agar bisa beralih ke alat tangkap ikan lain, pria berkulit sawo matang itu menyebutkan bahwa upaya merubah mindset pelaku pengebom ikan terus dilakukan .

“Meski ada respon namun hanya sesaat saja. Karena sudah terlanjur nyaman menggunakan bom dan cepat menghasilkan uang. Nah, mindset itu yang mau dirubah,” katanya.

Baca: Tumbuhkan Kreativitas, PKT Gelar Lomba Bagi Pelajar

Sementara itu, coordinator nelayan Kelurahan Loktuan, Ahmad mengatakan, mestinya pelatihan terhadap pengeboman ikan juga dilakukan, agar tidak terjadi kecemburuan terhadap pengguna alat tangkap ikan mini troll yang juga sangat dilarang.

“Dinas terkait juga sudah melakukan berbagai upaya, tapi memang pelakunya ini yang tidak ada kesadaran untuk beralih ke alat tangkap ikan yang ramah lingkungan,” tukasnya.

Sebelumnya, sebanyak 30 nelayan di Bontang yang menggunakan alat tangkap ikan mini troll mengikuti pelatihan untuk beralih kea lat tangkap ramah lingkungan, yaitu Gillnet. (Adv)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang

ekspos tv

VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim

ekspos tv

VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :