PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kesaksian Penumpang Selamat KM Virgo 8: Dihantam Ombak Lebih 3 Meter

Home Berita Kesaksian Penumpang Selam ...

Kesaksian penumpang selamat memberi gambaran bagaimana kondisi kapal menuju Banjarmasin tersebut saat kecelakaan terjadi


Kesaksian Penumpang Selamat KM Virgo 8: Dihantam Ombak Lebih 3 Meter
Tim SAR menggunakan Helikopter HR 36012 Dauphin mengevakuasi korban selamat bernama Mia Melinda (tengah) yang merupakan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-Basarnas

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Kesaksian sejumlah penumpang yang selamat mulai mengungkap kondisi KM Virgo Transport 8 saat mengalami kecelakaan di Laut Jawa. Salah satu informasi yang dihimpun Basarnas menyebut kapal dihantam ombak lebih dari tiga meter hingga air masuk ke bagian dalam kapal.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan informasi tersebut diperoleh setelah tim menerima kapal pertama yang membawa 69 korban pada Minggu malam.

Keterangan para korban menjadi salah satu gambaran kondisi di lokasi kecelakaan, selain informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Disampaikan bahwa diawali dari adanya cuaca buruk. Itu dikonfirmasi atau dibenarkan oleh beberapa penumpang bahwa ombak itu bisa masuk sampai ke dalam kapal Virgo Transport 8 ini,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Senin (14/9).

Menurut Syafii, jika gelombang sampai masuk ke bagian dalam kapal, kondisi tersebut menunjukkan tinggi ombak saat kejadian diperkirakan lebih dari tiga meter.

“Kita sama-sama tahu kalau ombak itu bisa masuk, berarti pada saat itu memang lebih dari tiga meter. Itu dari informasi yang didapat,” ujarnya.

Basarnas menggunakan keterangan penumpang sebagai informasi tambahan untuk menggambarkan kondisi perairan ketika kecelakaan terjadi. Tim juga mencocokkannya dengan informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG di sekitar lokasi kejadian.

Namun, Syafii menegaskan Basarnas belum menyimpulkan cuaca buruk maupun gelombang tinggi sebagai penyebab kecelakaan.

Penentuan penyebab kecelakaan, kata dia, membutuhkan investigasi teknis berdasarkan data dan fakta yang dikumpulkan dari berbagai sumber.

“Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga sudah bergabung dengan kita untuk mengumpulkan informasi data-data, hasilnya nanti bisa menjadi bahan investigasi,” ujar Syafii.

KNKT kini turut mengumpulkan informasi terkait kecelakaan tersebut. Hasil pengumpulan data itu nantinya menjadi bagian dari proses investigasi untuk mengetahui faktor yang menyebabkan KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan.

128 Orang Masih Dicari

Hingga Senin (14/9) pukul 15.30 Wita, Basarnas mengonfirmasi 115 korban telah ditemukan. Mereka terdiri atas 109 korban selamat dan enam orang meninggal dunia.

Dengan total 243 orang di dalam kapal, masih terdapat 128 korban yang belum ditemukan.

Dari 115 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Rinciannya, 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.

Sementara satu korban lainnya telah tiba di Lanud Syamsudin Noor. Adapun 28 korban masih dalam proses evakuasi dari lokasi kecelakaan menuju Pelabuhan Trisakti.

KM Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita.

Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Basarnas masih melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban yang belum ditemukan. Posisi kapal diketahui berdasarkan koordinat yang diperoleh tim dan menjadi bagian dari dukungan pelaksanaan operasi SAR. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :