Belum usai pemadaman siang, listrik di Bontang kembali dipadamkan mulai pukul 17.00 hingga 21.00 Wita. Gangguan pembangkit membuat 29 wilayah kembali terdampak.
EKSPOSKALTIM, Bontang – Sebanyak 29 wilayah dan kawasan di Bontang serta sekitarnya, akan terdampak penghentian sementara aliran listrik, Senin (14/9/2026).
Pemadaman dilakukan PLN menyusul adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak pada sebagian wilayah kerja PLN ULP Bontang Kota.
Manajer PLN ULP Bontang Kota, Rendra Alfian Raharjo mengatakan, penghentian sementara aliran listrik dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WITA.
“Sehubungan dengan adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak pada sebagian wilayah kerja PLN ULP Bontang Kota, maka akan dilakukan penghentian sementara aliran listrik,” ujarnya.
Adapun wilayah terdampak meliputi Jalan Asmawarman, Jalan Tarakan, Jalan Potingku, Jalan Pendidikan, Jalan Palembang, Jalan Durian, Jalan Taman Siswa, Jalan Damai, Jalan Simon Tampubolon, Jalan HM Ardans, Jalan Ulin, Kanaan, HOP sebagian.
Selanjutnya, Jalan A Yani sebagian, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Selat Karimata, Jalan Habibon, Jalan Selat Rote, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan WR Soepratman, Jalan Cumi-Cumi dan Jalan Kenangan.
Selain itu, pemadaman juga berdampak pada Poros Bontang-Sangata, Desa Teluk Pandan, Desa Kandolo, Desa Singkama, Desa Sangkima dan wilayah sekitarnya.
Sebelumnya, pemadaman sudah berlangsung sejak siang pukul 13.00 hingga 17.00 Wita di 29 wilayah sekitra KM 6, Kelurahan Tanjung Laut, Berbas Tengah dan Berbas Pantai.
PLN terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan gangguan dan meminimalkan dampak terhadap pelanggan.
PLN juga mengimbau pelanggan turut membantu menjaga keandalan pasokan listrik dengan menggunakan energi secara bijak, khususnya pada periode beban puncak pukul 18.00–21.00 WITA.
Pelanggan diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengatur penggunaan pendingin ruangan pada suhu di atas 24 derajat Celsius, serta mengoptimalkan penggunaan peralatan hemat energi.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan selama proses pemulihan berlangsung," tandasnya.



