Kekalahan di Lamongan memperpanjang start sulit Persiba musim ini.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan — Persiba Balikpapan harus kembali menelan pil pahit usai dipaksa menyerah 0-1 saat bertanding melawan De Red FC pada laga pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (25/9) malam.
Gol tunggal kemenangan De Red FC dilesakkan oleh Moch Supriadi pada menit ke-40 memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan skuad Beruang Madu. Tembakan terukur Supriadi tak mampus dihalau kiper Persiba, Pancar Nur.
Kekalahan ini kian membenamkan posisi Persiba di dasar klasemen sementara Grup B dengan koleksi minus 4 poin. Dari tiga pertandingan yang telah dilakoni, tim besutan Sudirman tersebut belum sekalipun mengamankan poin. Sebaliknya, tambahan tiga angka membawa De Red FC naik ke peringkat keempat dengan torehan 4 poin.
Pelatih Kepala Persiba Balikpapan, Sudirman, menilai laga berjalan terbuka dan menarik. Namun ia menyayangkan proses terjadinya gol lawan yang dinilainya murni akibat kesalahan responsif antarpemain di area pertahanan.
"Pertandingan sebenarnya berjalan menarik dan kedua tim saling menyerang. Namun gol lawan terjadi karena pemain kurang responsif," kata dia.
Sudirman mengatakan ada situasi empat pemain kami berhadapan dengan satu pemain De Red FC, tetapi tidak ada yang mengambil inisiatif melakukan pressing ke Supriadi.
Supriadi Jadi Pembeda
Sudirman menegaskan bahwa dalam sesi latihan taktik, pihaknya telah mengingatkan tim untuk mengawal ketat pergerakan Supriadi. Namun, minimnya jam terbang pemain muda membuat koordinasi pemanduan (covering) di lapangan masih sering bocor.
"Padahal dalam latihan selalu kami ingatkan, kalau satu mem-press, pemain lain harus siap cover. Ini jadi pelajaran berharga, terutama bagi para pemain muda kami agar kesalahan kecil seperti ini tidak terulang di laga-laga berikutnya," tegas Sudirman.
Meski begitu, Sudirman menilai para pemain muda Persiba tetap menyimpan potensi besar, merujuk pada performa impresif saat mencetak dua gol melawan RANS FC serta organisasi pertahanan solid kala bersua Persela pekan lalu.
Sementara itu, pemain Persiba, Arsa Ahmad, tak menutupi rasa kecewanya atas hasil di Lamongan. Kendati demikian, ia menegaskan skuadnya menolak patah arang dan siap berjuang lebih keras pada laga selanjutnya.
"Kami akan tetap bekerja keras, menjaga semangat, dan pantang menyerah untuk meraih kemenangan di pertandingan berikutnya," pungkas Arsa.
Pada laga selanjutnya, Persiba akan away ke markas Deltras FC di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, 4 Oktober 2026. Laga ini sekaligus jadi ajang reuni bagi Leonard Tupamahau, eks pelatih Persiba yang musim ini memimpin skuat Deltras FC.



