Seorang penumpang KM Bukit Siguntang dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke laut di Perairan Balikpapan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian meski sempat mendapat laporan korban terlihat terapung sebelum kembali hilang.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Seorang penumpang laki-laki KM Bukit Siguntang dikabarkan hilang setelah diduga melompat dari kapal di sekitar Buoy 9, Perairan Balikpapan, Kamis (13/8) pagi. Tim SAR gabungan kini menyisir lokasi, namun pencarian dihambat gelombang setinggi 1,5 meter.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan pukul 05.40 WITA dari Kepanduan Balikpapan melalui radio. Kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 05.00 WITA saat KM Bukit Siguntang dalam perjalanan dari Balikpapan menuju Parepare.
Awak kapal langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi setelah mengetahui kejadian tersebut. Informasi kemudian diteruskan melalui VTS Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.
Tim SAR Dikerahkan
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan pelapor dan unsur terkait setelah menerima laporan.
Tim Rescue dikerahkan menggunakan satu unit Rigid Buoyant Boat (RBB) berukuran 12 meter dari Pelabuhan Somber menuju lokasi kejadian. Jarak lokasi sekitar 5,5 nautical mile (sekitar 10 kilometer) dari Pelabuhan Somber.
"Setelah menerima informasi, kami langsung melakukan koordinasi dan mengerahkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan menggunakan satu unit RBB berukuran 12 meter dari Pelabuhan Somber menuju lokasi kejadian. Jarak lokasi sekitar 5,5 nautical mile dari Pelabuhan Somber dan saat ini tim sudah berada di lokasi untuk melaksanakan pencarian," jelas Endrow lewat keterangan tertulisnya.
Tim Rescue bergerak menuju lokasi pada pukul 05.55 WITA dengan membawa peralatan SAR air, peralatan selam, komunikasi, dan medis.
Tugboat Lihat Sosok Terapung, Gagal Dievakuasi
Dalam pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran dengan radius sekitar 1 nautical mile dari lokasi kejadian. Salah satu informasi penting diterima dari awak tugboat yang melintas di sekitar lokasi pada pagi hari.
Awak tugboat tersebut melaporkan sempat melihat seseorang dalam kondisi terapung. Namun, sosok tersebut tidak sempat dievakuasi karena kondisi gelombang cukup tinggi, sekitar 1 hingga 1,5 meter, dan kemudian tidak terlihat kembali.
"Kami juga menerima informasi dari salah satu tugboat yang melintas pada pagi hari bahwa awak kapal tersebut sempat melihat seseorang dalam kondisi terapung. Namun, karena kondisi gelombang yang cukup tinggi, sekitar 1 hingga 1,5 meter, korban tidak sempat dievakuasi dan kemudian tidak terlihat kembali," kata Endrow.
Hingga saat ini, identitas penumpang tersebut belum diketahui.
Alur Pelayaran Padat, Cuaca Cerah
Pencarian dilakukan dengan memperhatikan kondisi alur pelayaran yang cukup padat. Tim SAR meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan terhadap kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, Satpolairud Polda Kalimantan Timur, Lanal Balikpapan, BPBD, unsur relawan, serta potensi SAR lainnya.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah dengan ketinggian gelombang sekitar 1 hingga 1,5 meter.
"Kami akan terus mengoptimalkan pencarian bersama seluruh unsur yang terlibat. Kami juga mengimbau kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban," pungkas Endrow.



