PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Mengenal Prof Rudianto Amirta, Rektor Baru yang Menang Tipis atas Petahana

Home Berita Mengenal Prof Rudianto Am ...

Akademisi yang dikenal lewat riset biomassa dan hutan tropis itu dipercaya memimpin Universitas Mulawarman untuk empat tahun ke depan.


Mengenal Prof Rudianto Amirta, Rektor Baru yang Menang Tipis atas Petahana
Prof Dr Rudianto Amirta, Rektor Baru Unmul. Foto: Mabes-pkri.or.id

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Pemilihan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026-2030 berakhir dengan kemenangan Prof Dr Rudianto Amirta. Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis itu unggul atas petahana, Prof Abdunnur, dalam Rapat Senat Tertutup yang digelar di Samarinda, Rabu (30/9).

Ketua Senat Unmul Prof Haviluddin mengatakan proses pemilihan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku dengan melibatkan anggota senat serta perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Proses Pemilihan Rektor Unmul berjalan secara transparan, akuntabel, dan tertib sesuai dengan seluruh ketentuan regulasi yang berlaku,” kata Haviluddin usai rapat.

Sebanyak 90 anggota senat menggunakan hak pilihnya secara langsung dalam pemungutan suara tersebut. Sesuai mekanisme yang berlaku, komposisi suara terdiri atas 65 persen dari senat universitas dan 35 persen dari kementerian.

Dari total 138 suara sah yang dihitung, Prof Rudianto Amirta memperoleh 74 suara dan mengungguli Prof Abdunnur yang meraih 64 suara.

Sementara calon lainnya, Prof Fahrul Agus, tidak memperoleh dukungan suara pada tahap pemungutan akhir.

“Komposisi perolehan suara akhir mencakup porsi 65 persen suara senat dan 35 persen suara dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan total 138 suara sah,” ujar Haviluddin.

Menurut dia, proses penghitungan surat suara dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh saksi dari unsur senat.

Haviluddin juga menyoroti adanya dinamika yang berbeda dibandingkan tahapan penyaringan sebelumnya. Pada tahap awal, Prof Abdunnur sempat memimpin perolehan suara dengan 65 dukungan, sedangkan Prof Rudianto Amirta memperoleh 24 suara.

Namun konfigurasi dukungan berubah pada pemungutan suara akhir hingga mengantarkan Prof Rudianto menjadi rektor terpilih.

Akademisi Hutan Tropis

Prof Rudianto Amirta lahir di Pemangkat, Kalimantan Barat, pada 25 Oktober 1972. Ia merupakan akademisi yang lama berkecimpung di bidang kehutanan dan teknologi hasil hutan.

Pendidikan sarjananya ditempuh di Universitas Mulawarman pada Program Studi Teknologi Hasil Hutan dan lulus pada 1996. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan magister di bidang yang sama pada 2000 sebelum meraih gelar doktor bidang Applied Life Science dari Kyoto University, Jepang, pada 2005.

Sebelum terpilih menjadi rektor, Prof Rudianto menjabat Dekan Fakultas Kehutanan selama dua periode berturut-turut, yakni 2016-2020 dan 2020-2024.

Mengenal Prof Rudianto Amirta, Rektor Unmul 2026-2030 yang Menang Tipis atas Petahana

Ia juga pernah dipercaya memimpin Kantor Urusan Internasional (KUI) Unmul serta menjadi Kepala UPT Double Degree.

Di bidang akademik, Prof Rudianto dikenal melalui riset-riset yang berfokus pada teknologi hasil hutan, biomassa, degradasi lignin menggunakan jamur white-rot, hingga pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya hutan.

Berbagai penghargaan juga pernah diterimanya, di antaranya Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada 2010, Juara I Sang Penemu dari LPP TVRI Jakarta pada 2014, serta nominasi Penghargaan Energi Prakarsa Nasional dari Badan Litbang Kementerian ESDM pada 2016.

Usung Daya Saing Global

Dalam kontestasi pemilihan rektor, Prof Rudianto mengusung slogan “Unmul Berdaya, Unmul Bermartabat, Unmul untuk Kita Semua: Transformasi yang Terukur, Adaptif, dan Berkelanjutan.”

Ia membawa visi menjadikan Universitas Mulawarman sebagai perguruan tinggi yang unggul, mandiri, bermartabat, serta memiliki daya saing nasional dan internasional dengan bertumpu pada kekuatan ekosistem hutan dan lingkungan tropis lembab Kalimantan.

Visi tersebut ditopang delapan pilar utama, mulai dari penguatan tata kelola kampus, peningkatan kesejahteraan sivitas akademika, kemandirian finansial universitas, percepatan riset dan rekognisi global, hingga penguatan peran Unmul sebagai katalisator pembangunan Nusantara.

Melalui kemenangan tersebut, Prof Rudianto Amirta akan memimpin Universitas Mulawarman untuk periode 2026-2030, menggantikan kepemimpinan sebelumnya di tengah berbagai tantangan pengembangan perguruan tinggi dan posisi strategis Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :