Dua gempa bumi kembali terdeteksi di wilayah Kalimantan pada Jumat (13/3), masing-masing di perairan timur laut Bontang, Kalimantan Timur, dan wilayah barat laut Tapin, Kalimantan Selatan.
EKSPOSKALTIM, Samarinda — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi terjadi di wilayah Kalimantan pada Jumat (13/3/2026) siang.
Gempa pertama terjadi pada pukul 10.31.32 WIB dengan magnitudo 2,8. Episenternya berada pada koordinat 0,99° lintang utara dan 118,82° bujur timur, sekitar 177 kilometer timur laut Bontang, Kalimantan Timur, dengan kedalaman 7 kilometer.
Beberapa jam kemudian, gempa kedua juga bermagnitudo 2,8 terjadi pada pukul 12.13.12 WIB. Lokasinya berada pada koordinat 2,67° lintang selatan dan 114,81° bujur timur, sekitar 37 kilometer barat laut Tapin, Kalimantan Selatan, dengan kedalaman 13 kilometer.
BMKG menyebut informasi tersebut merupakan hasil pengolahan awal yang mengutamakan kecepatan, sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring kelengkapan data.
Beberapa Jam Setelah Gempa M5,0 di Sintang
#Gempa Mag:2.8, 13-Mar-2026 10:31:32WIB, Lok:0.99LU, 118.82BT (177 km TimurLaut BONTANG-KALTIM), Kedlmn:7 Km #BMKG
— BMKG (@infoBMKG) March 13, 2026
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data pic.twitter.com/DbJJBlvHD9
Rentetan gempa pada Jumat ini terjadi beberapa jam setelah gempa tektonik bermagnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada pukul 03.04 WIB.
Gempa tersebut berpusat di daratan pada kedalaman 10 kilometer dan dipicu aktivitas Sesar Adang dengan mekanisme pergerakan geser (strike slip).
Guncangan dirasakan di Sintang dan Sanggau dengan intensitas III MMI, serta di Katingan dan Melawi pada skala II MMI. Hingga pemantauan 03.35 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan maupun laporan kerusakan.
Dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas gempa juga tercatat di sejumlah wilayah Kalimantan.
Sebelumnya, gempa bermagnitudo 3,8 mengguncang Bulungan, Kalimantan Utara, pada 7 Maret 2026 dengan kedalaman 4 kilometer. Getaran dirasakan di Bulungan dengan intensitas III MMI dan II MMI di Tarakan, tanpa laporan kerusakan.
Selain itu, gempa M2,9 juga tercatat terjadi sekitar 80 kilometer timur laut Kutai Timur pada 28 Februari 2026.
Sehari sebelumnya, 27 Februari 2026, gempa M4,4 mengguncang wilayah laut sekitar 173 kilometer tenggara Berau yang dipicu aktivitas Sesar Mangkalihat.
BMKG juga mencatat beberapa gempa kecil lainnya di Kalimantan Timur pada akhir 2025 hingga awal 2026 yang umumnya tergolong gempa dangkal.



