PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Demi Jembatan Besi, Bupati Kukar Geser Lokasi Proyek

Home Berita Demi Jembatan Besi, Bupat ...

Demi Jembatan Besi, Bupati Kukar Geser Lokasi Proyek
Bupati Kukar Edi Damansyah (depan) di Jembatan Besi yang berusia satu abad. Foto: Antara

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggeser lokasi pembangunan jembatan baru di Tenggarong. Keputusan ini diambil untuk melindungi dan melestarikan Jembatan Besi yang diduga sebagai objek cagar budaya (ODCB).

Awalnya, Jembatan Besi rencananya akan direhabilitasi. Namun, karena nilai sejarah yang melekat pada jembatan itu, rencana tersebut dibatalkan. Sebagai gantinya, jembatan baru akan dibangun di lokasi berbeda, tepatnya di jalur lurus antara Jalan Danau Semayang dan Jalan Monumen Barat, tetap melintasi Sungai Tenggarong.

“Pemkab Kukar berkomitmen menjaga bangunan bersejarah dan cagar budaya. Saya juga mengapresiasi peran masyarakat yang ikut mengawasi dan peduli terhadap pelestarian sejarah ini,” ujar Bupati Kukar, Edi Damansyah, Ahad (20/4).

Jembatan Besi merupakan saksi bisu perjalanan sejarah Tenggarong. Dibangun sejak era kolonial Belanda, awalnya jembatan ini berbahan kayu sebelum direnovasi menjadi jembatan besi di masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Parikesit. Usianya kini lebih dari satu abad dan selama itu pula jembatan ini menjadi penghubung penting antara Kelurahan Melayu dan Panji di kawasan Kotaraja Tenggarong.

Pemkab memutuskan mempertahankan jembatan ini, bukan hanya karena nilai historisnya, tapi juga karena potensinya sebagai daya tarik wisata. Rencananya, jembatan akan tetap difungsikan untuk pejalan kaki sebagai bagian dari pelestarian cagar budaya.

Edi juga mengapresiasi langkah Dinas Pekerjaan Umum Kukar yang sigap merespons dengan menyesuaikan rencana pembangunan, sekaligus mengundang para tokoh masyarakat dan budayawan untuk berdiskusi sebelum menetapkan lokasi baru.

“Saya ingin proyek ini segera dimulai agar cepat rampung. Apalagi tidak perlu ada proses bongkar-pasang karena lokasinya sudah digeser. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan berjalan lancar sesuai harapan,” tuturnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :