EKSPOSKALTIM.COM - Pemerintah pusat saat ini tengah melakukan pembangunan Bandara Naratetama dan jalan tol yang menjadi prasarana transportasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Sejumlah kelurahan masuk dalam areal pembangunan itu, antara lain Kelurahan Maridan, Gersik, dan Pantai Lango di Kecamatan Penajam.
"Kami siapkan lahan sekitar 400 hektare untuk relokasi warga yang terkena proyek pembangunan prasarana pendukung Kota Nusantara itu" kata Pimpinan Proyek Badan Bank Tanah Kabupaten Penajam Paser Utara Syafran Zamzami di Penajam, Kamis (11/1/2024).
Bank Tanah, kata dia, hanya menyiapkan lahan dan yang memiliki kewenangan menentukan warga yang berhak serta membagikan lahan tersebut adalah Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di bawah kendali kepala daerah setempat.
Warga penerima lahan pengganti yang sudah terdata dan diverifikasi sesuai dokumen kepemilikan tanah yang dilakukan kelurahan dan kecamatan setempat, kemudian kembali dilakukan verifikasi ulang oleh GTRA.
Syafran Zamzami melanjutkan, Bank Tanah bukan hanya menyiapkan lahan relokasi saja, tetapi juga mempersiapkan akses jalan di area itu untuk memudahkan masyarakat. Masyarakat juga mendapat keuntungan setelah menempati lahan relokasi. Yakni nilai tanah tersebut lebih tinggi karena berada di pinggir jalan yang memadai.
Bank Tanah melakukan pengelolaan bekas lahan hak guna usaha (HGU) PT Triteknik Kalimantan Abadi (TKA), yang diambilalih negara setelah izin penggunaan berakhir pada 2019, dijadikan area pengembangan prasarana penunjang Kota Nusantara.
Badan Bank Tanah menyiapkan lokasi reforma agraria, serta untuk kepentingan pemerintah, pemerataan ekonomi dan pembangunan nasional.
“Termasuk lokasi pembangun Bandara Naratetama (VVIP), kawasan lindung, dan jalan tol dari 4.162 hektare lahan yang dikelola itu,” jelasnya. (ant/pos)

