PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tunggakan PKB Bontang Capai Rp3,59 Miliar, 6.987 Kendaraan Belum Bayar

Home Berita Tunggakan Pkb Bontang Cap ...

Tunggakan PKB Bontang Capai Rp3,59 Miliar, 6.987 Kendaraan Belum Bayar
Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Bontang mencapai Rp3,59 miliar. (Sa'adah)

EKSPOSKALTIM, Bontang – Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Bontang hingga 23 September 2026 tercatat mencapai Rp3,59 miliar.

Tunggakan tersebut berasal dari ribuan kendaraan roda dua dan roda empat di Kota Bontang. Berdasarkan data UPTD PPRD Bontang, terdapat 6.987 kendaraan yang masih memiliki tunggakan PKB. Rinciannya, sebanyak 784 kendaraan roda empat dengan nilai tunggakan mencapai Rp2.087.224.531.

Sementara itu, kendaraan roda dua menjadi penyumbang jumlah tunggakan terbesar, yakni 6.203 unit dengan total kewajiban yang belum mengeluarkan biaya sebesar Rp1.503.960.319.

“Total tunggakan dari kendaraan roda dua dan roda empat tersebut mencapai Rp3.591.184.850, untuk 6.987 kendaraan,” ujar Kepala UPTD PPRD Bontang, Saufa Maisaroh, melalui Kasi Pembukuan dan Penagihan, Putu Ayu, Rabu (23/9/2026).

Di sisi lain, realisasi penerimaan PKB Kota Bontang sampai dengan 22 September 2026 tercatat sebesar Rp28.242.254.272. Ia menyebut, angka tersebut masih berada di bawah target penerimaan PKB tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp47.467.000.000.

Maka, realisasi sementara telah mencapai sekitar 59,5 persen dari target. “Kalau realisasi PKB Kota Bontang di akhir tahun 2025 kemarin tercatat sebesar Rp40.089.318.413,” bebernya.

Masih adanya ribuan kendaraan yang menunggak menjadi salah satu potensi penerimaan yang dapat dikejar hingga akhir tahun.
Terlebih lagi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur saat ini memberikan program Relaksasi Bebas Denda PKB yang berlaku mulai 21 September hingga 22 November 2026.

“Semoga masyarakat memanfaatkan relaksasi ini, sehingga tunggakan mereka dibayar, target juga tercapai,” tandasnya.

 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :