Pertumbuhan permukiman di Balikpapan Utara memaksa pemerintah mempercepat penyediaan ruang belajar baru.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Pembangunan SMP Negeri (SMPN) 29 Balikpapan di kawasan Perumahan Grand City, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, menunjukkan capaian signifikan.
Hingga akhir Juli 2026, realisasi fisik proyek gedung sekolah baru tersebut telah menyentuh angka 39 persen, jauh melampaui target perencanaan awal yang ditetapkan sebesar 12 persen.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, memastikan proyek senilai Rp 18,47 miliar yang bersumber dari APBD Kota Balikpapan Tahun 2026 ini berjalan solid dan sesuai standar mutu usai melakukan peninjauan lokasi pada Selasa (28/7).
"Pembangunan SMPN 29 ini berdiri di atas lahan hibah dari pengembang Grand City sebagai pemenuhan kewajiban fasilitas umum (fasum). Kalau melihat kondisi lapangan, struktur bangunannya sudah mendekati 90 persen. Tinggal tahap penyelesaian, kerapian, dan pembersihan lokasi," ujar Bagus.
Sekolah anyar ini dirancang memiliki 12 ruang kelas, aula serbaguna, area parkir luas, serta berbagai fasilitas penunjang belajar-mengajar. Dimulai sejak Mei 2026, proyek ini secara kontrak ditargetkan selesai pada 24 Desember 2026.
Meski progres tergolong pesat, Bagus mewanti-wanti pihak kontraktor agar tidak mengabaikan keselamatan kerja (K3/HSE) serta kenyamanan mess pekerja. Ia juga meminta akses jalan logistik diperkuat dengan material sirtu atau laterit guna mengantisipasi hambatan distribusi saat hujan.
Dikerjakan Lembur hingga Malam
Kontraktor pelaksana proyek dari PT Norma Noor, Ahmad Hamid Basri, optimistis bangunan sekolah dapat diserahterimakan lebih cepat dari jadwal kontrak, yakni sekitar Oktober atau November 2026.
Untuk mengejar target percepatan tersebut, sebanyak 70 pekerja dikerahkan dengan menerapkan sistem kerja lembur hingga malam hari.
"Alhamdulillah pasokan material di lapangan sangat aman. Progres fisik saat ini hampir 40 persen dari target awal 12 persen. Kami optimistis pada Oktober 2026 pekerjaan sudah selesai sepenuhnya," terang Ahmad.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap beroperasinya SMPN 29 kelak dapat menambah kapasitas daya tampung peserta didik baru secara signifikan, khususnya di wilayah Balikpapan Utara yang terus mengalami pertumbuhan pemukiman sangat pesat.



