PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sampai Sabtu, Hujan Lebat Diprediksi Guyur Wilayah Kaltim

Home Berita Sampai Sabtu, Hujan Lebat ...

BMKG mengingatkan potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kalimantan Timur hingga Sabtu (7/3).


Sampai Sabtu, Hujan Lebat Diprediksi Guyur Wilayah Kaltim
ILUSTRASI sejumlah kendaraan menembus hujan lebat. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Potensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi mulai Kamis hingga Sabtu (7/3) di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

“Mulai hari ini hingga dua hari ke depan sejumlah wilayah Kaltim berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” kata Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan Carolina Meylita Sibarani. 

BMKG merinci pada Kamis ini hujan lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Kutai Timur, tepatnya di empat kecamatan, yakni Bengalon, Rantau Pulung, Telen, dan Teluk Pandan.

Kemudian pada Jumat (6/3), potensi hujan lebat masih berlanjut di wilayah Kutai Timur, meliputi Kecamatan Busang, Kombeng, dan Telen.

Selanjutnya pada Sabtu (7/3), hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang sesaat diperkirakan melanda empat kabupaten, yakni Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Mahakam Ulu.

Di Kutai Barat, cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Kecamatan Penyinggahan. Sementara di Kutai Kartanegara berpotensi terjadi di Kecamatan Kembang Janggut, Kenohan, Tabang, dan Tenggarong.

Untuk wilayah Kutai Timur, hujan lebat diprediksi melanda delapan kecamatan, yakni Batu Ampar, Busang, Kaliorang, Kaubun, Long Mesangat, Muara Ancalong, Muara Bengkal, dan Telen.

“Selanjutnya di Kabupaten Mahakam Ulu, hujan lebat yang dapat disertai dengan angin kencang diperkirakan terjadi pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Long Bagun dan Kecamatan Long Hubung,” kata Olin, sapaan akrabnya.

Menurut dia, kondisi ini perlu menjadi perhatian karena banyak kawasan permukiman di Kalimantan Timur berada di sekitar bantaran sungai. Saat hujan lebat terjadi, debit air sungai dapat meningkat dan berpotensi meluap hingga menggenangi permukiman warga.

Selain itu, topografi wilayah Kaltim yang didominasi perbukitan dengan lereng cukup curam juga meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor ketika curah hujan tinggi berlangsung dalam waktu tertentu.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :