PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Samarinda Diguyur Hujan, Warga: Tiap Hujan, Jalan Ini Selalu Banjir dan Macet

Home Berita Samarinda Diguyur Hujan, ...

Samarinda Diguyur Hujan, Warga: Tiap Hujan, Jalan Ini Selalu Banjir dan Macet
Kondisi Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda Utara yang tergenang air pasca diguyur hujan mengakibatkan arus lalu lintas terganggu, Kota Samarinda, Selasa (24/10). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM, Samarinda- Bukan masalah tabu banjir kerap terjadi di Kota Samarinda. Setiap musim penghujan, beberapa wilayah di kota tepian selalu dilanda banjir. Seperti di kawasan Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda Utara ini.

Selasa (24/10) misalnya, hujan yang mengguyur ibu kota Kaltim siang hingga sore hari, mengakibatkan banjir menggenangi jalan poros Samarinda menuju Kota Bontang tersebut. Tepatnya di sekitaran proyek galian drainase, di depan Masjid Al Hidayah.

Dari pantauan, Ekspos Kaltim, hujan yang mengguyur sekitar pukul 14.00 Wita sampai 18.00 Wita itu membuat jalan ini tergenang sekitar 30 centimeter. Parahnya lagi, karena diwaktu sibuk masyarakat pulang kerja, tampak macet menjalar hingga 3 kilometer. Tepatnya dari Terminal Lempake hingga simpang tiga Jalan Pangeran Muhamad Noor.

"Tidak hujan saja, macet disini mas. Karena ada satu jalur saja ada proyek. Tapi kalau hujan, banjir, ya macetnya lebih parah kaya begini," ucap Dirman, pedagang buah di pinggiran Jalan DI Panjaitan.

Baca juga: Beredar Video Panas Diduga Pelajar SMA di Samarinda

Diketahui sejak awal tahun, Pemkot Samarinda tengah mengerjakan proyek galian drainase di Jalan DI Panjaitan, Kec Sungai Pinang, tepatnya di depan Masjid Al Hidayah. Akibat proyek ini, satu jalur menuju ke arah poros Kota Bontang di tutup sekitar 200 meter. Tampak satu mobil berat terparkir.

"Enggak tau ini sampai kapan. Semoga cepat selesai. Karena kalau begini kasihan juga masyarakat yang lewat terganggu. Tadi saja ada mobil ambulance orang sakit, yang terjebak macet. Untungnya dibantu teman-teman supaya cepat lewat," kata Ujang, warga Sungai Pinang yang jadi "pak ogah" mengatur arus lalu lintas di kedua arah.

Dari pantauan tak tampak petugas kepolisian yang mengatur arus lalu lintas. Sehingga, warga setempat yang mengatur pengendara agar bisa tertib melintas.

Diketahui, kawasan Jalan DI Panjaitan memang kerap dilanda banjir karena sempitnya saluran buang atau drainase, yang mengakibatkan banjir up line.

Baca juga: Usulan DPRD Kaltim Terkait Wagub Definitif Ditolak Kemendagri

Tahun ini, Pemkot Samarinda menganggarkan proyek penggalian drainase tersebut sebesar Rp 10 Miliar dari total keseluruhan Rp 150 Miliar. Proyek pengendalian banjir ini akan ditarget selesai hingga akhir masa tugas Syaharie Jaang.

Selain di Jalan DI Panjaitan, Pemkot Samarinda juga melakukan pelebaran drainase di kawasan Jalan Wahid Hasyim Sempaja, senilai Rp 225 Miliar secara bertahap. Di tahun ini, dianggarkan Rp 35 miliar.

Di Wahid Hasyim ini, salah satu yang difokuskan yaitu disekitaran Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara.

Semoga saja segala proyek drainase dan pengendalian banjir segera selesai, sehingga Ibukota Kaltim ini bebas dari banjir ya !!! (***)

VIDEO: Iklan Pesta Adat Pelas Tanah 2017 Kutai Timur

ekspos tv


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :