EKSPOSKALTIM, Mahulu - Selain mencetak sawah dan pengembangan perkebunan kakao, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Suharto berharap tercipta inovasi baru di Sektor Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Mahulu.
"Nanti kita lihat di setiap daerah produk-produk unggulan apa saja yang ada, apakah di suatu daerah itu cocoknya pangan atau kultura, atau kah perkebunan lainnya, itu akan kita coba juga di Mahulu," kata Suharto di kantornya belum lama ini, Jalan Poros Ujoh Bilang - Long Bagun, Selasa (6/12).
Ia menilai selama ini petani Mahulu masih terfokus terhadap percetakan dan pengembangan sawah saja, namun tidak ingin menerapkan hal-hal baru untuk menanam padi yang lebih baik.
"Sekarang ini petani kita langsung menanam padi kering, tak ingin mencoba menanam padi gunung dulu sebelum mencetak sawah, baru belajar teknologi dan mencetak sawah dengan baik," ujarnya.
Ia pun berharap kedepannya pengembangan pertanian dan perkebunan tidak hanya menjadi budaya saja, namun bisa menjadi usaha dan mata pencaharian masyarakat Mahulu, sehingga bisa mendongkrak kesejahteraan perekonomian masyarakat itu sendiri.
"Kebanyakan juga budaya masyarakat disini masih agak takut untuk main-main di lumpur. Hal seperti ini yang mau kita rubah, dan tidak ada lagi budaya-budaya yang seperti itu demi kemajuan daerah kita sendiri di Mahulu," pungkasnya. (Adv).

