EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN), Kecamatan Bontang Utara, bersama Puskesmas Bontang Utara 1 dan Dinas Pendidikan Kota Bontang, menggelar sosialisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Bontang Utara, Senin (13/11/2017) hari ini.
Sosialisasi ini diikuti sebanyak 44 peserta dari Tim UKS Sekolah-sekolah yang tersebar di seluruh Kecamatan Bontang Utara. Baik sekolah tingkat dasar, menengah pertama, maupun menengah atas.
Camat Bontang Utara, Zemmy Hasz mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya kecamatan Bontang Utara, dalam mendukung program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Pemerintah Kota Bontang. Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
"Kita tingkatkan kualitas kesehatan, salah satunya dengan sosialisasi standar UKS di sekolah-sekolah, untuk memperbaiki layanan kesehatan di sekolah," katanya usai membuka kegiatan sosialisasi tersebut.
Baca juga: Ikan Kerapu Bontang Miliki Nilai Ekspor Tinggi
Menurutnya, kondisi pelaksanaan kegiatan UKS di sekolah khususnya di wilayah Bontang Utara, berjalan dengan baik. Bahkan, ada beberapa sekolah di Bontang Utara cukup membanggakan karena prestasi yang diraihnya.
"Seperti SDN O1 Bontang Kuala, kemarin sempat masuk nominasi penilaian standarisasi UKS tingkat Nasional," bebernya.
Dia berharap, melalui sosialisasi UKS ini dapat merubah paradigma sekolah terhadap layanan UKS, sehingga mampu memberikan perubahan yang signifikan terhadap UKS di sekolah-sekolah. "Selama ini yang kita tau, UKS itu ruangan yang diisi kasur dan kotak P3K, untuk merawat siswa yang sedang sakit," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Bontang Utara I, Erwin Wahyudiono mengatakan, revitalisasi UKS itu perlu. Sebab, UKS di sekolah merupakan sarana paling efektif untuk menanam dan menumbuhkan perilaku hidup sehat di lapisan masyarakat.
"Anak usia sekolah rentan dan bereksiko terhadap persoalan kesehatan. Artinya, ini cocok kita mulai sejak dini," ungkapnya.
Ada tiga unsur utama dari program revitalisasi UKS saat ini. Yakni, Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat. "Dari sisi pelayanan kesehatan, kita lakukan langkah preventif, kuratif dan rehabilitatif," pungkasnya.
Baca juga: Kecamatan Bontang Utara Jadi Induk Wilayah Rencana Pemekaran
"Melalui unsur tersebut, kita bisa mendeteksi secara dini apa yang menjadi gejala-gejala kesehatan yang terjadi di setiap siswa dan siswi, sehingga tidak terlambat dalam menangani," sambung dia.
Selain itu, melalui UKS, sekolah juga dituntut untuk menjadi sekolah yang sehat, memiliki lingkungan yang bersih, baik dari fisik dan non fisik. Adapun kategori fisik mencakup bangunan, halaman, ruang kelas, dan kantin. Sedangkan non-fisik mencakup mental dan sosial.
Melalui sosialisasi tersebut, Tim UKS di sekolah diberikan materi pemahaman untuk tertib administrasi dalam menjalankan kegiatan. Baik itu dari segi pencatatan, pelaporan, pengarsipan, dan dokumentasi. "Sebab ini akan menjadi indikator kita, sejauh mana pelaksanaan UKS dilakukan di setiap sekolah," ungkapnya.
Ada indikator pencapaian terhadap pelaksanaan UKS di sekolah. Yakni, Minimal, Standar, Optimal, dan Paripurna. "Melalui sinergitas dari berbagai pihak, kita harapkan UKS di setiap sekolah dapat terlaksana," tutupnya. (Adv)
VIDEO: Pesta Adat Pelas Tanah 2 dan Pesona Kutai Timur 2017 Eps.1
ekspos tv

