EKSPOSKALTIM, Bontang - Ikan kerapu di Kota Bontang memiliki nilai jual tinggi untuk di ekspor dibandingkan ikan jenis lainnya.
Hal ini disampaikan Kasi Perikanan Tangkap Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, Idhamsyah, saat ditemui di kantornya belum lama ini, Selasa (7/11/2017).
Idhamsyah mengatakan, sesuai dengan permintaan, ikan kerapu merupakan ikan primadona yang diekspor dalam kondisi hidup.
Baca juga: DKP3 Bontang Terus Pantau Tempat Pemotongan Hewan
"Kerapu sendiri terdiri dari atas lima jenis, yakni kerapu sunu, lumpur, cantrang, dan kerapu tikus," urainya.
Tak hanya ikan kerapu, namun ikan lobster hasil tangkapan nelayan maupun hasil pengembangbiakan juga kerap dikirim ke luar daerah hingga antar pulau.
"Memang sejauh ini yang sering diekspor itu kerapu. Tapi kadang ada juga ikan lainnya, seperti lobster," ucapnya.
Kerapu serta lobster diekspor dalam kondisi hidup, berbeda dengan ikan kakap dan tuna yang diekspor dalam kondisi mati atau segar.
Baca juga: Pengusaha Produk Hewan Wajib Miliki Sertifikat NKV, Begini Syaratnya
"Kakap dan tuna juga memiliki nilai ekspor yang tinggi, tapi kita selalu mengekspor dalam keadaan segar. Karena sesuai dengan permintaan begitu," tuturnya.
Lanjut ia menjelaskan, pada dasarnya, ikan yang tinggi nilai ekspornya tersebut merupakan ikan karang dan pelagis yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
"Sebelum melakukan ekspor, kita pastikan dulu kesehatan ikan. Kalau kurang sehat akan tidak dikirim," tukasnya. (Adv)
VIDEO: Pesta Adat Pelas Tanah 2 dan Pesona Kutai Timur 2017 Eps.1
ekspos tv

