EKSPOSKALTIM, Kesehatan - Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia masih menjadi tantangan kesehatan yang serius.
Fenomena perubahan cuaca yang ekstrem—baik curah hujan tinggi maupun musim kemarau panjang—terbukti memengaruhi pola perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti secara langsung.
Peningkatan suhu udara mempercepat siklus hidup nyamuk dan memperpendek masa inkubasi virus, sehingga penularan terjadi lebih cepat.
Guna menekan angka kasus, strategi penanggulangan tidak lagi bisa mengandalkan metode konvensional seperti fogging (pengasapan) yang hanya membunuh nyamuk dewasa.
Masyarakat kini diimbau melakukan pendekatan terintegrasi: mengombinasikan kebersihan lingkungan (3M Plus) dan perlindungan kekebalan tubuh (Vaksinasi Dengue).
Garda Terdepan di Lingkungan: PSN 3M Plus
Kementerian Kesehatan RI secara konsisten mengampanyekan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus:
Menguras dan menyikat wadah penampungan air secara berkala.
Menutup rapat semua tempat penyimpanan air.
Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
Plus: Menggunakan losion antinyamuk, memasang kelambu, dan kawat kasa pada ventilasi.
Perlindungan Tambahan: Vaksinasi Dengue
Jika 3M Plus memotong rantai penularan dari luar, vaksinasi dengue memperkuat tubuh dari dalam untuk mencegah gejala berat dan risiko rawat inap hingga lebih dari 80%. Saat ini, terdapat dua jenis vaksin yang telah mendapat izin edar BPOM:
Vaksin Qdenga (TAK-003): Ditujukan untuk usia 4 hingga 60 tahun (2 dosis, interval 3 bulan). Vaksin ini tidak memerlukan cek darah sebelum penyuntikan dan aman bagi yang belum pernah maupun sudah pernah terinfeksi.
Vaksin Dengvaxia: Ditujukan untuk usia 9 hingga 16 tahun (3 dosis, interval 6 bulan). Vaksin ini wajib diawali dengan skrining darah karena hanya diperuntukkan bagi yang sudah pernah terinfeksi sebelumnya.
Melalui kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan rumah serta melengkapi status imunisasi keluarga, kita dapat bersama-sama menekan angka kesakitan akibat dengue menuju target Zero Dengue Deaths.

