PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Cukupi Air Putih Saat Puasa demi Kesehatan Ginjal

Home Berita Cukupi Air Putih Saat Pua ...

Mencukupi minum air putih enam hingga delapan gelas antara waktu berbuka hingga sahur menjadi cara sederhana menjaga kesehatan ginjal selama puasa.


Cukupi Air Putih Saat Puasa demi Kesehatan Ginjal
ILUSTRASI menjaga kesehatan ginjal. Foto via https://liberal-international.org/

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Menjaga kesehatan ginjal selama bulan puasa dapat dilakukan dengan cara sederhana, yakni mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih sekitar enam hingga delapan gelas antara waktu berbuka hingga sahur.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi dan onkologi dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Andhika Rachman Sp.PD-KHOM, mengatakan kecukupan cairan penting agar tubuh tidak mengalami dehidrasi selama menjalani puasa.

“Saat puasa, menjaga kesehatan ginjal sebenarnya tidak sulit. Beberapa hal penting yang bisa dilakukan adalah cukup minum air saat berbuka hingga sahur, sekitar 6 sampai 8 gelas agar tubuh tidak mengalami dehidrasi,” kata Andhika dikutip media ini, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan kebutuhan cairan harian tetap perlu dipenuhi meski sedang berpuasa karena ginjal memiliki fungsi utama menyaring limbah dan racun dari darah.

Selama berpuasa, tubuh berpotensi mengalami dehidrasi karena tidak mendapat asupan cairan lebih dari 12 jam. Karena itu, minum enam hingga delapan gelas air putih yang dibagi dari waktu berbuka hingga sahur dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.

Selain menjaga hidrasi, Andhika juga menyarankan untuk membatasi konsumsi makanan terlalu asin serta menghindari asupan gula berlebihan. Pola makan dengan gizi seimbang tetap penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Ia juga mengingatkan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker ginjal, antara lain kebiasaan merokok, obesitas, serta tekanan darah tinggi.

Untuk menjaga kesehatan, masyarakat tetap dianjurkan melakukan aktivitas fisik ringan selama bulan puasa serta menghindari kebiasaan merokok.

“Bagi orang yang memiliki penyakit seperti diabetes atau hipertensi, kontrol rutin dan kepatuhan minum obat juga sangat penting untuk menjaga fungsi ginjal,” ujarnya.

Andhika menambahkan kanker ginjal pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain darah dalam urine, nyeri di pinggang atau punggung bagian samping, benjolan di perut, serta penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Selain itu, pasien juga dapat mengalami mudah lelah atau anemia. Jika mengalami gejala tersebut, ia menyarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan evaluasi lebih lanjut.

Menurutnya, risiko kanker ginjal juga dapat meningkat pada orang yang memiliki riwayat penyakit ginjal kronis, menjalani dialisis jangka panjang, atau memiliki riwayat keluarga dengan kanker ginjal.

“Paparan bahan kimia tertentu di tempat kerja juga dapat berperan,” kata Andhika.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :