PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Campak Mengintai di Kaltim, Cakupan Imunisasi Masih 60 Persen

Home Berita Campak Mengintai Di Kalti ...

Cakupan imunisasi yang masih 60 persen membuat Kalimantan Timur menghadapi risiko meningkatnya penularan campak, terutama pada anak-anak di tengah tingginya mobilitas penduduk.


Campak Mengintai di Kaltim, Cakupan Imunisasi Masih 60 Persen
ILUSTRASI imunisasi.Cakupan imunisasi Kaltim masih jauh dari nasional. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Cakupan imunisasi di Kalimantan Timur yang baru mencapai 60 persen memicu kekhawatiran meningkatnya penularan campak, penyakit yang sangat mudah menyebar terutama pada anak-anak.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. Itu, seiring tingginya mobilitas penduduk yang dinilai memperbesar risiko penyebaran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaltim, Fit Nawati, mengatakan kondisi ini menjadi tantangan serius dalam pengendalian penyakit menular.

“Campak adalah penyakit yang sangat menular dan berbahaya, terutama bagi anak-anak. Saat ini kita menghadapi tantangan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut,” ujarnya dalam rapat koordinasi kewaspadaan campak, Rabu (1/4). 

Menurut dia, capaian imunisasi yang masih jauh dari target ideal 90 persen menjadi faktor utama meningkatnya potensi kasus.

“Capaian imunisasi kita belum maksimal. Kami membutuhkan dukungan seluruh mitra untuk menyosialisasikan pentingnya imunisasi dan menggerakkan orang tua agar membawa bayi serta balita ke fasilitas kesehatan,” kata Fit.

Dinkes Kaltim juga mendorong pelibatan kader posyandu dan tokoh masyarakat untuk memperkuat edukasi hingga ke tingkat akar rumput.

Selain itu, pemetaan wilayah dengan cakupan imunisasi rendah terus dilakukan guna mendeteksi potensi kemunculan kasus lebih dini.

“Kami berharap ini tidak sekadar menjadi forum formal, tetapi menghasilkan kolaborasi nyata untuk mencegah perluasan penyakit,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk aktif memantau kondisi kesehatan di lingkungan masing-masing dan memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap sebagai langkah pencegahan utama.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :