PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

6 Anak di Graha Balikpapan Tewas Tenggelam, Semua Mati Lemas

Home Berita 6 Anak Di Graha Balikpapa ...

Dua korban sempat dievakuasi warga, sementara empat lainnya ditemukan tim penyelam Basarnas dalam kondisi tidak bernyawa. Pemeriksaan forensik menyatakan seluruh korban mengalami mati lemas.


6 Anak di Graha Balikpapan Tewas Tenggelam, Semua Mati Lemas
Evakuasi enam anak tenggelam di RT 68 Graha Indah, Balikpapan Utara. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Enam anak warga RT 68, Jalan PDAM, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, tenggelam saat berenang di sebuah kubangan di lahan perumahan RT 37 pada Senin (17/11) petang. Mereka dilaporkan hilang saat bermain air bersama teman-temannya.

Saksi bernama Salman mengatakan awalnya ia hanya berenang bersama dua rekannya. “Kami awalnya hanya bertiga berenang. Setelah itu teman-teman lain datang. Kami sempat main layangan, terus mau pulang,” kata Salman.

Situasi berubah ketika salah satu anak menyebut ada temannya yang tidak terlihat di permukaan air. “Ada satu anak kami tanyain, kenapa? Katanya mungkin ada yang tenggelam. Saya turun ke bawah dan berhasil menyelamatkan satu, kondisinya lemas. Teman saya turun dan berhasil mengevakuasi satu lagi,” ujarnya.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 17.30 Wita bahwa enam anak tenggelam di waduk tersebut. “Dua orang ditemukan warga dalam kondisi meninggal,” kata Endrow.

Tim Basarnas kemudian melakukan penyelaman pada waduk sedalam 4–5 meter dengan visibilitas atau jarak pandang hampir nol. “Korban pertama kami temukan sekitar 15 menit setelah penyelaman. Berturut-turut semua korban akhirnya berhasil dievakuasi, namun seluruhnya dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Seluruh korban dibawa ke RSKD Balikpapan. Identitas mereka adalah Zairah (5 tahun), Tika (8 tahun), Fais (9 tahun), Icha (11 tahun), Qila (11 tahun), dan Fais (12 tahun). Endrow mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan saat anak bermain di area berisiko. “Ini sangat disesalkan. Ada enam korban anak-anak meninggal dunia. Kami mengimbau orang tua lebih hati-hati dan terus mengawasi anaknya saat beraktivitas,” ujarnya.

Dokter forensik RSKD Balikpapan, dr Heriyadi Bawono Putro, menyatakan seluruh korban meninggal dunia ketika tiba di rumah sakit. “Korban yang datang pertama ada dua jenazah, kemudian disusul empat jenazah lagi. Keenam-enamnya dinyatakan meninggal dunia dan saat ini sedang dilakukan proses pemeriksaan visum,” katanya.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian. “Pemeriksaan ini untuk menyingkirkan ada pidana atau tidak. Apakah benar meninggal karena proses tenggelam atau ada unsur lain yang menyebabkan korban tenggelam,” jelasnya.

Hingga pemeriksaan awal, tim forensik tidak menemukan luka signifikan di tubuh korban. “Sejauh ini tidak ada luka-luka yang bermakna,” tegasnya. Hasil sementara menunjukkan seluruh anak meninggal akibat mati lemas. “Ini akibat kekurangan oksigen yang masuk ke dalam tubuh, sehingga menyebabkan proses kematian,” ujarnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :