EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kutai Timur resmi melepas putra putri terbaiknya menuju Jambore Dunia ke-24 atau World Scout Jamboree yang akan digelar pada 22 Juli hingga 4 Agustus 2019 mendatang di Summit Bechtel Family National Scout Reserve, West Virginia, Amerika Serikat selama musim panas tahun 2019.
Di hadapan peserta coffee morning, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang yang sekaligus Ketua Kwarcab Kutim, menyampaikan apresiasi yang mendalam bagi tiga peserta atas nama, Rinanda yang berasal dari SMA Negeri 2 Sangatta Utara, Nadira dari SMA Negeri 2 Sangatta Utara, dan Rani SMP Negeri 1 Kecamatan Kongbeng.
Baca juga: Pemprov Kaltim Siapkan Rp 21,9 M Normalisasi Karang Mumus
“Keberangkatan Kwarcab Kutim adalah bentuk keaktifan pramuka Kutai Timur yang mana bisa mewakili nama Indonesia ke kancah Internasional nantinya, melalui gerakan pramuka kita dapat mengembangkan potensi sumberdaya manusia anak-anak Kutai Timur,” ujar Kasmidi, Senin (15/7/19).
Senada, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim Roma Malau mengatakan sangat bangga dan memberikan dukungan kepada para peserta yang lolos seleksi.
"Kami sangat bangga, semoga anak-anak ini bisa membawa harum nama daerah di kanca internasional," harapnya.
Sementara Sekretaris Kwarcab Kutai Timur Supratman mengatakan, ketiga anggota pramuka tersebut adalah peserta yang lolos seleksi program jambore dunia di antaranya seleksi kemampuan berbahasa asing dan seleksi kepramukaan.
“Seleksi yang dilakukan di antaranya seleksi kemampuan bahasa asing, dan seleksi kepramukaan. Di sana nanti semua kegiatan berbahasa asing, untuk seleksi berbahasa asing jadi yang utama,” ungkap Supratman.
Baca juga: Membanggakan, Anak Tukang Jahit Karung Bekas Jadi Sarjana
Selanjutnya Supratman menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan saat ini adalah persiapan fisik dan pembekalan yang akan dilakukan di tingkat provinsi Kalimantan Timur.
Ia juga berharap setelah mengikuti kegiatan tersebut, anggota pramuka yang berangkat akan memiliki kemampuan untuk mengembangkan pramuka di Kabupaten Kutai Timur.
“Persiapan sekarang ini yaitu fisik dan pembekalan tentang kemampuan berbahasa asing. Kami berharap setelah kegiatan ini, anak-anak yang dikirm dapat mengembangkan pramuka yang ada di Kutai Timur, khususnya di Sangatta," tandasnya. (adv)

