19 Juni 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pemprov Kaltim Rencanakan Normalisasi SKM dan Waduk Benanga


Pemprov Kaltim Rencanakan Normalisasi SKM dan Waduk Benanga
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi (tengah). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menegaskan, Pemprov Kaltim siap membantu Pemkot Samarinda untuk menormalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) dan Waduk Benanga sebagaimana mestinya.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub untuk menyelesaikan persoalan banjir yang terjadi di Kota Tepian. Wagub menilai, penyelesaian banjir di Samarinda harus dilakukan secara komprehensif. Pembenahan daerah aliran sungai (DAS), normalisasi SKM, dan pengerukan Waduk Benangan akan menjadi prioritas utama pemerintah di anggaran tahun depan.

Berita Terkait: Banjir Samarinda Meluas, Rendam 3 Kecamatan dengan 19 Ribu Jiwa Terkena Dampak

“Normalisasi sungai akan jadi fokus utama tahun depan. Semua drainase akan kami bantu benahi, supaya aliran air lancar,” kata Hadi Mulyadi saat ditemui usai meninjau banjir di Perumahan Griya Mukti, Sempaja Selatan, Selasa (11/6/2019).

Wagub menegaskan, Pemprov Kaltim akan membantu Pemkot Samarinda secara maksimal dalam hal penganggaran di APBD 2020 untuk menyelesaikan persoalan banjir.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan merumuskan solusi dan penanganan terbaik demi mengurai persoalan Ibu Kota Kaltim ini. Termasuk mendorong pemerintah pusat untuk turun tangan dalam hal penganggaran.

Berita Terkait: Pemkot Samarinda Dianggap Gagal Tangani Banjir, Normalisasi Sungai Mendesak

"Anggarannya nanti kolaborasi dari pemkot, pemprov, dan pemerintah pusat. Tidak mungkin hanya dari daerah, pusat harus bantu. Nanti kami buat tim khusus untuk persoalan itu,” ucapnya.

Wagub menyebut, normalisasi sungai, pengerukan Waduk Benanga menjadi salah satu yang akan menjadi hal prioritas. Sebab, kapasitas Waduk Benanga saat ini terus menyusut. Dari total kapasitas 1,6 juta meter kubik, saat ini tersisa 500 ribu meter kubik. Hal ini yang diduga kiat menjadi pemicu air banjir di Samarinda yang tak kunjung surut.

Berdasarkan data BPBD Kaltim, saat ini masih ada 12 kelurahan di Samarinda yang tergenang banjir. Total warga yang terdampak banjir lebih dari 36.000 orang atau meningkat dari dua hari sebelumnya yang mencapai 20 ribu orang. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0