EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Gubernur Kaltim Isran Noor mengumpulkan sekitar 900 pejabat perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Plenary Hall Sempaja Convention Hall, Samarinda, Senin (14/1/2019).
Rakor model santai seperti ini disebut baru dalam pemprov Kaltim. Model baru rapat dengan pengarahan diselingi hiburan bernyanyi dengan penyanyi Kepala OPD secara bergantian.
Baca juga: Tiga Anggota DPRD Kaltim Dituntut Mundur, Diduga Terlibat Korupsi Bansos
Agenda rapat koordinasi program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut dibuka gubernur tidak dengan acara protokoler, tapi lebih sederhana dengan mengetuk microphone sebanyak delapan kali dan meminta Kepala OPD bernyanyi mengawali acara.
“Jangan terlalu serius. Kita santai saja, yang duduk boleh berdiri meregangkan otot yang lagi penat. Nggak apa santai saja,” ucap Isran.
Kendati demikian, dalam kesempatan tersebut Isran meminta kepada seluruh jajaran Pemprov Kaltim dari pejabat eselon II, pejabat eselon III dan IV agar fokus bekerja serta membangun sinergitas lintas sektor.
Menurut dia, fokus ini sangat penting guna mewujudkan target-target rencana strategis (renstra) masing-masing perangkat daerah.
"Jangan mau menang sendiri. Jangan ada ego sektoral. Renstra yang disusun harus tergambar sinergitas antar perangkat daerah atau lintas sektor," pesan Isran.
Untuk menciptakan sinergitas itu, kata Isran, seluruh jajaran harus selalu berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif, untuk bersama-sama menghadapi serta menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
Isran mengakui tantangan pembangunan saat ini dan ke depan semakin komplek, termasuk tuntutan masyarakat yang semakin tinggi untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Isran menegaskan dirinya dan Wagub Hadi Mulyadi tidak menganut paham suka atau tidak suka (like or dislike) terhadap bawahan dalam memimpin Kaltim.
"Saya percaya pengalaman dan pengetahuan sebagai pejabat struktural mampu mengemban amanah. Tidak harus sempurna tapi memahami apa saja yang harus dilakukan untuk rakyat," ungkapnya.
Baca juga: Masuk DPO, Polda Bali Minta Hartono Karjadi Taat Hukum
Isran mengingatkan para pejabat tidak perlu khawatirkan jabatan tapi tetap terus fokus bekerja dan hilangkan ego sektoral.
Tak hanya itu, Isran menegaskan, bahwa setiap pejabat dan pimpinan perangkat daerah harus memahami secara mendalam visi dan misi Kaltim 2018-2023 yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Dalam melaksanakan tugas-tugas dan kegiatan kita sudah ada pedoman. Mulai undang-undang, peraturan pemerintah hingga peraturan daerah termasuk RPJMD," katanya.
Isran pun mengajak jajaran pemprov untuk terus melakukan inovasi dan kreativitas agar terjadi perubahan signifikan dalam upaya peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. (*)
Video Terkini EKSPOS TV: Cawapres Sandiaga Uno Silaturahmi ke Bone
ekspos tv

