EKSPOSKALTIM, Samarinda - Sejumlah proyek pembangunan dengan sistem tahun jamak (multi years contract) telah mencapai progres akhir. Proyek yang ditarget selesai pada tahun 2018 atau masa berakhirnya kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak tersebut, telah mencapai progres yang telah diharapkan.
Adapun proyek MYC di bumi etam sebanyak tujuh peembangunan, yaitu pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB), Jembatan Mahakam IV (jembatan kembar), Jalan Pendekat Mahakam IV sisi Samarinda Kota dan sisi Samarinda Seberang. Kemudian, Jalan tol Balikpapan-Samarinda, dan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Maloy, Kab. Kutai Timur. Terakhir, pembangunan sistem distribusi Sekerat.
Sekretaris Pemprov Kaltim, Rusmadi Wongso menyatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meyakini dan optimis bahwa pelaksanaan pembangunan sejumlah proyek MYC, dapat selesai sesuai target yang telah direncanakan.
”BSB progress fisik sampai dengan saat ini (November) telah mencapai 86,61 persen,” katanya, Senin (4/12).
Baca: Tak Gubris Demo, Gubernur Awang Tegaskan Tetap Bangun Masjid Al Faruq
Progres tersebut meliputi pekerjaan tanah sepanjang 2.250 meter dari target 2.550 meter. Lalu, pekerjaan aspal 1.500 meter dari target 2.370 meter. “Sementara untuk pekerjaan apron dan exit taxi way telah selesai,” ujarnya.
Dalam realese progres proyek MYC yang lainnya, pembangunan Jembatan Mahakam IV progress fisik telah mencapai 50,15 persen meliputi Pier P11, P12, P13, Pier Head P14 dan persiapan erection rangka baja.
Pembangunan jalan pendekat Mahakan IV sisi Samarinda Kota telah mencapai 53,80 persen. Sedangkan Jalan pendekat sisi Samarinda seberangnya progres fisik telah mencapai 36,41 persen.
Jalan Tol Balikpapan –Samarinda sepanjang 99,02 km tersebut hingga November progress fisiknya telah mencapai 68,17 persen.
Sementara itu, proyek pembangunan SPAM Maloy sebagai penunjang infrastruktur pelabuhan maloy, progres fisiknya telah mencapai 45,76 persen. Terakhir, pembangunan Sistem Distribusi Sekerat progress fisik mencapai 64,89 persen.
Baca: Tok! APBD Kaltim 2018 Disahkan Sebesar Rp 8,541 Triliun
“Berupa pengadaan dan pemasangan pipa HDPE diameter 560 milimeter, telah terpasang 5.125 meter dari 13.866 meter. Sebagai penunjang pelabuhan Maloy,” terangnya.
Ketujuh proyek MYC tersebut ditarget rampung periode tahun 2018 mendatang. Pemprov dan DPRD telah sepakat menganggarkan sebesar Rp 1,120 triliun di APBD murni 2018, dari pengajuan sesuai kebutuhan sebesar Rp 1,570 triliun.
“Sisanya, sekitar Rp 450 miliar itu akan dianggarkan di perubahan nanti. Olehkarena itu kami mohon dukungan Dewan (DPRD Kaltim) agar penyelesaian kewajiban pemerintah dapat dituntaskan tahun 2018,” harapnya.
Di tahun 2018 pemprov kaltim dipastikan tidak ada program pembangunan baru. “Fokus infrastruktur tahun depan, hanya menyelesaikan proyek MYC saja yang sangat bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang
ekspos tv
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017
ekspos tv

