PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tok! APBD Kaltim 2018 Disahkan Sebesar Rp 8,541 Triliun

Home Berita Tok! Apbd Kaltim 2018 Dis ...

Tok! APBD Kaltim 2018 Disahkan Sebesar Rp 8,541 Triliun
Gubernur Kaltim Awang Faroek dan Ketua DPRD M Syahrun menandatangani pengesahan APBD 2018, Kota Samarinda, Kamis (30/11). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun anggaran 2018, resmi disahkan sebesar Rp 8,541 triliun. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar Rp 293,39 miliar atau 3,32 persen dari APBD 2017 setelah perubahan sebesar Rp 8,834 triliun.

Ketua DPRD Kaltim M Syahrun dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sepakat menandatangani Raperda Rancangan APBD 2018, dalam paripurna di Gedung DPRD Kaltim, Kamis (30/11).

Ketua DPRD Kaltim M Syahrun menjelaskan, proses APBD telah berjalan dengan lancar, meski pengesahannya baru dapat dilakukan hari ini. Hari ini, adalah batas waktu terakhir pengesahan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berita terkait: DPRD Kaltim Sepakati APBD 2018 dengan Catatan

“Setelah ini kita akan menyampaikan draf rancangan APBD 2018 ini ke Kemendagri untuk segera dilakukan evaluasi,” kata Alung-sapaannya.

Menurut Alung, jumlah pendapatan ini masih belum maksimal karena belum membaiknya kondisi fiskal daerah. Dalam dokumen draft APBD 2018, pendapatan sebesar Rp 8,341 triliun dan sisa lebih pengguna anggaran (Silpa) APBD 2017 sebesar Rp 200 miliar.

Pendapatan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 3,320 triliun, dan dana perimbangan dari pusat sebesar Rp 4,048 triliun, serta pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 11,983 miliar. Proyeksi tersebut dengan asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,8 persen dan inflasi 3,5 persen.

Baca: R-APBD Kaltim 2018, Hibah dan Bansos Tembus Rp 1,59 Triliun

“Postur APBD kita tahun depan sudah sesuai dengan aturan, misalnya sektor pendidikan minimal 20 persen kita alokasikan sampai 25 persen. Infrastruktur minimal 21 persen kita alokasikan 23 persen, kesehatan minimal 10 persen kita alokasikan 17 persen. Jadi yang wajib-wajib kita alokasikan sesuai dengan ketentuan bahkan lebih dari yang ditentukan,” ujarnya.

Dalam draft APBD 2018 tersebut, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyebutkan, untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 5,187 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp 383,55 miliar atau 6,89 persen. Belanja tersebut diketahui yang dianggarkan tidak terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan provinsi.

“Misalnya, belanja pegawai sebesar Rp 1,673 triliun atau menurun sebesar Rp 25,42 miliar atau 1,5 persen dari alokasi perubahan 2017. Belanja Hibah sebesar Rp 1,047 triliun. Belanja bantuan sosial sebesar Rp 5,50 miliar, belanja bagi hasil kepada kab/kota sebesar Rp 1,89 triliun, belanja bantuan keuangan sebesar Rp 551,84 miliar, dan belanja tidak terduga sebesar Rp 17,5 miliar,” papar Awang dalam sambutannya.

Sementara untuk belanja langsung total sebesar Rp 3,354 triliun. Mengalami kenaikan sebesar Rp 90,15 miliar atau 2,76 persen dari APBD perubahan 2017. Alokasi dana tersebut dibagi ke masing-masing prioritas pembangunan yang meliputi 28 bidang. Tertinggi yaitu bidang pekerjaan umum dan penataan ruang sebesar Rp 1,372 triliun, sementara alokasi terkecil di bidang penelitian dan pengembangan sebesar Rp 3,32 miliar. (Adv)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang

ekspos tv

VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim

ekspos tv

VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :