EKSPOSKALTIM, Kutim - Kapolsek Sangatta, Iptu Slamet mengungkapkan bahwa rumah barakan yang dilalap api malam ini, merupakan milik warga Bontang yang bekerja di Perusahaan Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Kota Bontang.
Rumah barakan delapan pintu milik H Sakur (58) yang terletak di Kampung Tator, Gang Delima, RT 10, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara tersebut menjadi sasaran amukan si jago merah, Kamis (5/1), sekira pukul 19.00 Wita malam tadi.
"Orang Bontang yang punya barakan itu," ungkap Slamet disela-sela pemadam api berlangsung.
Dari pantauan Eksposkaltim di lokasi kejadian, pihak kepolisian mengalami kesulitan untuk melakukan olah TKP, karena kondisi yang nampak gelap di malam itu.
Olehnya, olah TKP akan dilakukan keesokan harinya untuk mengetahui pasti penyebab terjadi kebakaran ini.
"Yang penting api sudah padam dulu, besok baru kami lakukan olah TKP. Kalau sekarang juga, sisa-sisa kebakaran itu masih panas-panas dan ini juga kondisinya sudah malam," tuturnya.
Sekedar diketahui, tak ada korban nyawa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun kerugian yang diakibatkan, ditaksir mencapai hingga Rp 600 juta.

